Berita
TCM Dikonversi untuk Deteksi Corona, Mufida: Inovasi, Tapi Perlu Dicermati
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati mendukung langkah pemerintah mengonversi GeneXpert atau alat Tes Cepat Molekuler (TCM) penyakit Tuberkulosis (TBC) menjadi alat deteksi virus corona (Covid-19). Namun, inovasi yang dilakukan pemerintah tersebut menurut Mufida perlu dicermati, jangan sampai penanganan pasien TBC jadi terabaikan. “Meski sejumlah pakar menilai alat ini […]
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati mendukung langkah pemerintah mengonversi GeneXpert atau alat Tes Cepat Molekuler (TCM) penyakit Tuberkulosis (TBC) menjadi alat deteksi virus corona (Covid-19).
Namun, inovasi yang dilakukan pemerintah tersebut menurut Mufida perlu dicermati, jangan sampai penanganan pasien TBC jadi terabaikan.
“Meski sejumlah pakar menilai alat ini cukup efektif mendeteksi corona, pemerintah tak boleh begitu saja mengalihkan penggunaannya dari pasien suspek TBC ke suspek corona,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Aktualitas, Kamis (17/4/2020).
“Menurut data WHO di tahun 2018, Indonesia masuk peringkat ketiga dengan kasus TBC terbanyak lho,” sambungnya.
Oleh karena itu, menurutnya, sementara mengalihkan penggunaan GeneXpert ini untuk mendeteksi corona, Mufida menyarankan pemerintah tetap berupaya membeli perangkat deteksi lain yang berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Jangan sampai tambal sulam, maksudnya menolong yang corona akhirnya yang TBC jadi terabaikan. TBC adalah salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, “Rata-rata 300 orang meninggal setiap hari karena TBC di seluruh Indonesia, atau sama dengan 11-13 orang tiap jam, ” pungkas Mufida.
Sebelumnya, Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah melihat GeneXpert dapat dikonversi untuk digunakan mendeteksi virus corona.
“Ternyata secara teknologi bisa dikonversi untuk digunakan melaksanaan pemeriksaan Covid-19,” ucap Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, saat konferensi Pers di Gedung BNPB, Jumat 3 April 2020.
Menurut Yurianto, alat ini cukup banyak jumlahnya dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Namun, alat itu perlu disempurnakan agar hasilnya akurat untuk mendeteksi virus Corona. [Donny R]
-
DUNIA01/02/2026 15:00 WIBIndonesia Sumbang Rp17 T untuk Rekonstruksi Gaza, Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan 32 Orang
-
NUSANTARA01/02/2026 15:30 WIBPantai Ujung Batu Padang Berduka, 3 Bocah Tewas Terseret Ombak
-
DUNIA01/02/2026 19:00 WIBIran Usir Sejumlah Atase Militer Eropa
-
EKBIS01/02/2026 16:00 WIBPraktik “Goreng Saham” Harus Ditindak Tegas
-
OLAHRAGA01/02/2026 16:30 WIBTiwi/Fadia Juarai Thailand Masters 2026
-
POLITIK01/02/2026 17:00 WIBSistem Kepartaian Harus Selaras Dengan Sistem Presidensial
-
EKBIS01/02/2026 20:00 WIBAstraZeneca Tegaskan Kembali Kepercayaan pada China
-
RAGAM01/02/2026 17:30 WIB20 Kota Besar di Jepang Mengalami Penurunan Penduduk