Berita
Soal Sekolah Dibuka 2021, PAN DKI: Tunggu Kajian Ilmiah Epidemiolog
AKTUALITAS.ID – Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI Jakarta menunggu kajian terkait pembukaan sekolah dari pakar epidemiologi. PAN mengatakan keselamatan guru dan siswa harus diutamakan. “Ya kita harus sabar menunggu kajian ilmiah dari para epidemiolog bersama Tim Gugus Tugas COVID-19 tingkat pusat maupun provinsi. Pak Anies pasti mengikuti itu. Keselamatan guru dan […]
AKTUALITAS.ID – Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI Jakarta menunggu kajian terkait pembukaan sekolah dari pakar epidemiologi. PAN mengatakan keselamatan guru dan siswa harus diutamakan.
“Ya kita harus sabar menunggu kajian ilmiah dari para epidemiolog bersama Tim Gugus Tugas COVID-19 tingkat pusat maupun provinsi. Pak Anies pasti mengikuti itu. Keselamatan guru dan siswa tetap menjadi yang utama. Tidak langsung dibuka 100%,” kata Sekretaris Fraksi PAN DKI Jakarta, Oman Rahman Rakinda kepada wartawan, Senin (23/11/2020).
Oman mengatakan, jika belajar tatap muka dilakukan sekolah harus mengikuti aturan kapasitas kelas. Serta adanya pembagian sift saat belajar.
“Kelas misalnya dibuka untuk 50% kapasitas. Jam belajar lebih singkat. Masuk kelas bergantian bisa saja sehari ada 2 sift. Atau yang 50% kapasitas itu diisi bergantian rombongan pertama masuk Senin misalnya. Yang 50% siswa masuknya Selasa. Terus bergantian,” jelas Oman.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu juga meminta agar Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk membuat rincian protokol kesehatan. Dia menegaskan protokol pencegahan COVID-19 harus senantiasa dilakukan di lingkungan sekolah.
“Jaga jarak, pake masker dan tersedianya secara cukup tempat cuci tangan. Pulang balik siswa juga harus dengan protokol yang disiapkan. Saya kira Dinas Pendidikan DKI menyiapkan rincian protokol kesehatan dalam kegiatan sekolah,” tutur Oman.
“Yang harus disiapkan betul adalah protokol kesehatan yang ketat, kebersihan dan sterilitas kelas dan furnitur serta peralatan dan perlengkapan belajar mengajar rutin disemprot disinfektan,” lanjutnya.
Oman optimis sekolah di Jakarta bisa kembali dibuka di 2021. Namun demikian menurutnya keputusan itu akan tergantung pada penanganan COVID-19 yang dilakukan di Jakarta.
“Tapi kita harus optimis 2021 sekolah dibuka. Sikap optimis ini dilandasi dari berhasilnya upaya Gubernur dan jajarannya untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Optimis, kita mulai dengan kelas mahasiswa dan SMU/sederajat,” tutur Oman.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan di tahun 2021 sekolah sudah bisa kembali dibuka. Namun izin pembukaan sekolah ini diserahkan ke pemerintah daerah.
“Mulai Januari 2021, ada tiga pihak yang menentukan apakah sekolah itu boleh dibuka atau tidak. Yang pertama adalah pemdanya sendiri, pemda atau dalam situasi yang lain kanwil atau kantor Kemenag,” ucap Nadiem dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, Jumat (20/11).
Di DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan mengatakan akan lebih dulu melakukan kajian. Sebab, menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda.
“Sekarang begini, mengenai tatap muka di sekolah, kami sudah mendengar arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian dalam bulan Desember ini kami mengkaji lebih jauh di Jakarta karena kondisinya di tiap daerah tentu beda-beda,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (23/11).
-
Ragam14 jam lalu
Lesti Kejora Raih Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Usai Berjuang Selama 6 Tahun
-
Nasional8 jam lalu
KPK Geledah Bank Indonesia Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR
-
Nasional16 jam lalu
Proses Induksi Pimpinan Baru KPK 2024-2029 Dimulai Hari Ini
-
Dunia23 jam lalu
Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak dalam Mobil, Kekerasan Terhadap Pejabat Semakin Meningkat
-
Oase19 jam lalu
Mengungkap Misteri Nabi Khidir: Karya Ibnu Hajar Al-Asqalani Tentang Sosok Sang Guru
-
Jabodetabek17 jam lalu
SIM Keliling Polda Metro Jaya Tersedia di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
Ragam10 jam lalu
“Keajaiban Air Mata Wanita”, Film Inspiratif tentang Perjuangan Seorang Ibu, Tayang Januari 2025
-
Olahraga13 jam lalu
Shin Tae-yong Kritik Jadwal ASEAN Cup 2024: “Kelelahan Pemain Mengkhawatirkan”