Berita
Jelang Pemilihan, Polisi Belanda Bubarkan Protes Anti Penguncian
Polisi anti huru hara Belanda menggunakan meriam air dan pentungan untuk membubarkan kerumunan beberapa ribu pengunjuk rasa. Para pengunjuk rasa anti-penguncian berkumpul di pusat Den Haag sehari sebelum pemilihan nasional. Dilansir Reuters, Senin (15/3/2021) polisi mengambil tindakan setelah pengunjuk rasa melanggar aturan jarak sosial, serta mengabaikan peringatan untuk membubarkan diri dan melemparkan kembang api serta […]
Polisi anti huru hara Belanda menggunakan meriam air dan pentungan untuk membubarkan kerumunan beberapa ribu pengunjuk rasa. Para pengunjuk rasa anti-penguncian berkumpul di pusat Den Haag sehari sebelum pemilihan nasional.
Dilansir Reuters, Senin (15/3/2021) polisi mengambil tindakan setelah pengunjuk rasa melanggar aturan jarak sosial, serta mengabaikan peringatan untuk membubarkan diri dan melemparkan kembang api serta benda lain ke polisi.
Polisi mengatakan, pihaknya telah menahan 20 orang. Dua demonstran disebut terluka oleh anjing polisi setelah menolak untuk pergi.
Sebuah tembakan peringatan ditembakkan oleh polisi ketika pengunjuk rasa menendang seekor anjing polisi dan mengancam pawang anjing tersebut selama penangkapan, kata pernyataan polisi.
Otoritas Belanda telah menghentikan layanan kereta ke kota serta pusat pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk mencegah lebih banyak pengunjuk rasa datang.
Banyak orang di kerumunan, berkumpul di lapangan Maliveld tengah di kota, memegang payung kuning untuk menunjukkan oposisi dan meneriakkan ‘Cinta, kebebasan, hentikan kediktatoran’.
Baca juga:
Gertakan Wapres Versi Parlemen ‘Bayangan Usai Junta Terus Makan Korban
Belanda berada di bawah penguncian yang ketat sejak akhir Januari dengan pertemuan lebih dari dua orang dilarang, restoran dan bar ditutup dan dengan jam malam pertama sejak Perang Dunia Kedua.
Pemungutan suara dalam pemilihan nasional akan dimulai pada hari Senin, dengan pemungutan suara dibuka selama tiga hari untuk membantu memastikan jarak sosial di tempat pemungutan suara.
-
PAPUA TENGAH13/02/2026 14:44 WIBBanyak Warga Mimika Keluhkan Kepesertaan PBI-JK Nonaktif, Ini Penjelasan BPJS
-
PAPUA TENGAH13/02/2026 15:20 WIBPenyerangan dan Pembakaran Fasilitas di Deiyai, Aparat Perketat Pengamanan
-
NUSANTARA13/02/2026 15:30 WIBWapres Cek Pemberian Subsidi Bahan Pokok di Pasar Badung
-
NASIONAL13/02/2026 14:30 WIBPrabowo Minta Menu MBG Disajikan Hangat
-
RAGAM13/02/2026 10:30 WIBNa Willa Ajak Masyarakat Kenang Masa Anak-anak
-
NUSANTARA13/02/2026 13:47 WIBKemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia
-
POLITIK13/02/2026 18:00 WIBGolkar Ungkap Bahlil Tak Berencana Jadi Cawapres 2029
-
PAPUA TENGAH13/02/2026 08:00 WIBDua Pucuk Senpi Organik Hilang Saat Insiden di Mile 50