Berita
Dalam Penentuan Harga PCR, Kadin Minta Pemerintah Libatkan Pengusaha
AKTUALITAS.ID – Wakil Komite Tetap Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Randy H Teguh meminta pemerintah agar melibatkan pengusaha dalam penentuan harga tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR). Hal ini untuk keberlangsungan layanan kesehatan di saat pandemi Covid-19. “Kami berharap bisa membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, sehingga sama-sama bisa membantu masyarakat,” […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Komite Tetap Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Randy H Teguh meminta pemerintah agar melibatkan pengusaha dalam penentuan harga tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR). Hal ini untuk keberlangsungan layanan kesehatan di saat pandemi Covid-19.
“Kami berharap bisa membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, sehingga sama-sama bisa membantu masyarakat,” kata Randy dikutip Antara, Jakarta, Sabtu (13/11/2021).
Randy mengatakan harga eceran tertinggi (HET) tes PCR terakhir yang ditetapkan pemerintah yakni Rp275.000 (Jawa-Bali) dan Rp300.000 (luar Jawa-Bali) cukup memberatkan pelaku usaha kesehatan.
“Rumah sakit, klinik dan lab dapat dikategorikan terdesak. Jika tidak melakukan layanan, mereka akan ditutup, tapi kalau mereka melakukan ya buntung,” kata Randy.
Sementara itu, Dyah Anggraeni seorang pengusaha laboratorium mengatakan berdasarkan simulasi yang dilakukan pihaknya dengan harga reagen open system sebesar Rp96.000, harga PCR seharusnya di atas Rp300.000.
Namun, kata Dyah, pihaknya tetap melakukan layanan tes PCR dengan sejumlah efisiensi dan sistem subsidi silang dari layanan tes yang lain.
“Efisiensi kita lakukan di mana-mana, untuk SDM yang bisa dikurangi itu petugas swab, tapi yang ada di lab itu tetap,” kata Dyah, CEO Cito Clinical Laboratory.
-
NASIONAL27/06/2026 10:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Mafia Proyek Kemenhub
-
JABODETABEK27/06/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Sabtu Ini
-
POLITIK27/06/2026 17:30 WIBKunjungan Jokowi ke Lampung Diwarnai Penolakan, Baliho Dicopot hingga Muncul Seruan Demonstrasi
-
EKBIS27/06/2026 11:30 WIBEkonom: Operator Seluler Manipulasi Kuota Internet
-
JABODETABEK27/06/2026 09:30 WIBPolisi Akhirnya Tangkap Penganiaya Caddy Golf
-
NASIONAL27/06/2026 04:00 WIBSudjatmiko Desak Pemerintah Selamatkan Rusun Keagamaan Rp1,7 Triliun
-
EKBIS27/06/2026 06:00 WIBWaka MPR Ingatkan Bahaya Jika Investasi Mulai Hengkang
-
POLITIK27/06/2026 07:00 WIBGerindra Tegaskan Belum Bicara Prabowo-Gibran 2 Periode

















