Berita
KPU Catat Ada 668 TPS Lakukan Pemungutan Suara Susulan
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencatat ada sebanyak 668 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan pemungutan suara susulan di 4 provinsi. Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengatakan hal itu didapati berdasarkan laporan dan monitoring yang KPU terima dari jajarannya. “Pada jam 18.00 WIB, terdapat 668 TPS, saya ulangi lagi 668 TPS di 5 kabupaten […]
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencatat ada sebanyak 668 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan pemungutan suara susulan di 4 provinsi.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengatakan hal itu didapati berdasarkan laporan dan monitoring yang KPU terima dari jajarannya.
“Pada jam 18.00 WIB, terdapat 668 TPS, saya ulangi lagi 668 TPS di 5 kabupaten kota pada 4 provinsi yang berpotensi dilakukan pemungutan suara susulan,” kata Hasyim dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (14/2/2024).
Ia menyebut kabupaten yang pertama yakni Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Hasyim menerangkan terdapat 108 TPS yang terkendala lantaran banjir dan tergenang air di 10 desa.
Lalu, di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, terdapat 8 TPS karena kekurangan surat suara.
“Kemudian yang ketiga Kabupaten Paniai Papua Tengah 92 TPS dan Kabupaten Puncak Jaya 456 TPS, dua-duanya baik-baik Paniai maupun Puncak Jaya ada di Provinsi Papua Tengah,” imbuhnya.
Sementara untuk Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua pegunungan Hasyim menuturkan adanya 4 TPS yang digelar susulan karena gangguan keamanan.
“Jadi totalnya tadi ada 668 TPS di 5 kabupaten kota yang tersebar di 4 provinsi yaitu Jawa Tengah, Kepri, Papua Tengah dan Papua Pegunungan,” jelas Hasyim. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NASIONAL18/02/2026 06:00 WIBWaka MPR Sebut Imlek 2577 Bukti Demokrasi dan Toleransi Indonesia
-
OLAHRAGA18/02/2026 18:00 WIBLaga Persib vs Ratchaburi Dijaga 2.285 Personel Polisi
-
FOTO18/02/2026 15:49 WIBFOTO: Eastspring Jalin Kemitraan Strategis dengan Bahana Sekuritas
-
NASIONAL18/02/2026 19:00 WIB58 Persen Dana Desa Dialokasikan Pemerintah untuk Pembangunan KDMP
-
NUSANTARA18/02/2026 17:47 WIBWanita Penjual Pinang Ditusuk OTK Saat Berjualan
-
POLITIK18/02/2026 10:00 WIBKritik Koalisi Permanen Golkar, Pengamat: Berisiko Tumpulkan Fungsi DPR dan Demokrasi
-
PAPUA TENGAH18/02/2026 16:00 WIBSeorang Pemuda Tewas Usai Dianiaya di Kuala Kencana
-
OTOTEK18/02/2026 13:30 WIBLonjakan Transaksi Kripto dalam Jaringan Perdagangan Manusia