DUNIA
Diserang Iran, Israel Tetapkan Keadaan Darurat Nasional
AKTUALITAS.ID – Israel menetapkan keadaan darurat nasional usai melakukan serangan udara ke ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (13/6/2025) pagi hari waktu setempat.
Penetapan darurat nasional di Israel untuk mengantisipasi serangan balasan dari Iran.
“Setelah serangan pendahuluan Israel terhadap Iran, serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel dan penduduk sipilnya diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, dikutip AFP.
“Oleh karena itu, dan sesuai dengan kewenangannya berdasarkan Undang-Undang Pertahanan Sipil, Menteri Pertahanan Israel Katz telah menandatangani perintah khusus, yang menyatakan bahwa keadaan darurat khusus akan diberlakukan di dalam negeri di seluruh wilayah Israel,” lanjut pernyataan itu.
Sebelumnya media lokal Iran menyebut ledakan terdengar di dekat ibu kota Teheran. Meski demikian laporan resmi penyebab ledakan belum diketahui.
Militer Israel (IDF) juga telah mengonfirmasi serangan ke Iran, dengan menargetkan puluhan fasilitas nuklir dan militer Teheran.
“Puluhan target di seluruh Iran yang terkait dengan program nuklir dan fasilitas militer lainnya diserang oleh Angkatan Udara Israel,” demikian pernyataan IDF. (Ari Wibowo/goeh)
-
NUSANTARA13/02/2026 19:30 WIBGunung Semeru Meletus, Abu Vulkanik Tebal Mengarah ke Utara dan Timur Laut
-
RAGAM13/02/2026 20:30 WIBPNS Wajib Tahu: Jam Kerja Selama Ramadan 2026
-
NASIONAL13/02/2026 22:00 WIBWaka MPR Dorong Pengembangan Energi Nuklir demi Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
-
DUNIA13/02/2026 19:00 WIBSinyal Perang di Timur Tengah? Trump Ancam Iran dengan ‘Fase Dua’ yang Menghancurkan
-
DUNIA14/02/2026 00:00 WIBRusia Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
DUNIA13/02/2026 21:00 WIBCIA Berusaha Merekrut Perwira Militer China dengan Video Propaganda