Connect with us

JABODETABEK

Waspada! 3 Pintu Air Jakarta Status Siaga Merah

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kondisi pintu air dan pos pantau di Jakarta serta sekitarnya menunjukkan tren yang mengkhawatirkan pada Minggu (8/3/2026) pagi. Meskipun beberapa titik telah berangsur surut, Pintu Air Manggarai dan Karet masih bertahan di level siaga (G) bahkan sempat menyentuh level bahaya (H) pada dini hari, mengindikasikan potensi genangan yang masih mengancam Ibu Kota.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pukul 00:00 hingga 10:00 WIB, curah hujan yang tinggi semalam memberikan dampak signifikan pada ketinggian muka air di berbagai titik.

Situasi Krusial di Pintu Air Utama:

Pos Depok: Sempat menunjukkan level bahaya (H) pada pukul 02:00 WIB dengan ketinggian 140 cm, dan bahkan mencapai 145 cm pada pukul 01:00 WIB. Meskipun kini berangsur normal (M) di 120 cm, warga di jalur aliran sungai tetap harus waspada.

Manggarai BKB: Pintu air vital ini mencatat level siaga (G) pada pukul 09:00 dan 06:00 WIB, dengan ketinggian 805 cm dan 825 cm. Bahkan, pada pukul 07:00 WIB, ketinggian sempat menyentuh level bahaya (H) di 845 cm. Warga di sekitar bantaran Kali Ciliwung diminta untuk terus siaga.

PA Karet: Kondisi serupa terlihat di Pintu Air Karet, yang juga sempat berada di level bahaya (H) pada pukul 00:00 hingga 01:00 WIB, serta menunjukkan level siaga (G) di beberapa waktu. Pada pukul 10:00 WIB, ketinggian air tercatat 590 cm (M), namun sempat mencapai 620 cm (G) pada pukul 07:00 WIB.

Pos Pantau Lainnya:

Beberapa pos pantau lain juga menunjukkan peningkatan signifikan pada dini hari:

Pos Krukut Hulu: Sempat mencapai level bahaya (H) di 150 cm pada pukul 02:00 WIB, meskipun kini cenderung normal (MT) di 100 cm.

Pos Angke Hulu: Mencatat level bahaya (H) pada pukul 04:00 dan 05:00 WIB di 400 cm.

Pos Sunter Hulu: Pagi ini masih berada di level siaga (MT) 210 cm, setelah sempat menyentuh level bahaya (H) pada pukul 02:00 dan 03:00 WIB di 250 cm.

Pulo Gadung: Terus menunjukkan level siaga (G) sepanjang dini hari hingga pagi, dengan ketinggian 410 cm (M) pada pukul 10:00 WIB.

Meski demikian, beberapa titik seperti Bendung Katulampa dan Pos Cipinang Hulu tampak relatif stabil di level normal (M/MT) atau bahkan bahaya (H) di level rendah.

BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai dan daerah rawan banjir, untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari pemerintah daerah. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk meminimalkan dampak dari potensi banjir yang masih mengancam Jakarta. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version