NASIONAL
Mabes Polri Ungkap 539 WNI Terlibat Sebagai Operator Judi Online di Filipina
Krishna Murti menyebut keterlibatan ratusan WNI ini terungkap setelah operasi penggerebekan Offshore Gaming Operator di Hotel Tourist Garden, Lapu-lapu City, Cebu, Filipina, pada 31 Agustus 2024. “Mereka bukan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tetapi sadar bekerja sebagai operator judi online,” jelas Krishna.
Selain terlibat sebagai pekerja, WNI tersebut juga bertugas merekrut korban dari Indonesia untuk bergabung dalam aktivitas judi daring. Saat ini, dua WNI telah ditahan dan menghadapi proses hukum di Filipina.
Sebagian besar WNI yang terlibat akan dideportasi. Hingga saat ini, 69 WNI telah dipulangkan secara bertahap. Pemulangan tahap pertama dilakukan pada 22 Oktober dengan 10 WNI menggunakan penerbangan SCOOT TR 2278 menuju Jakarta, diikuti 11 WNI dengan CEBU PACIFIC 5J-759. Pemulangan tahap kedua akan berlangsung pada 23 Oktober melalui rute Jakarta, Medan, dan Manado.
“Proses deportasi ini dilakukan sesuai jadwal dan di bawah pengawasan otoritas terkait,” pungkas Krishna. (Enal Kaisar)
-
NUSANTARA12/02/2026 20:45 WIBSopir Truk Air Bersih Ditembak OTK di Yahukimo, Aparat Lakukan Pengejaran
-
POLITIK12/02/2026 22:30 WIBSekjen PKB: Belum Ada Pembicaraan Bakal Cawapres untuk Prabowo
-
OLAHRAGA12/02/2026 20:00 WIBPerkuat Lini Pertahanan, Dewa United Rekrut Damion Lowe
-
EKBIS12/02/2026 20:30 WIBJelang Ramadhan Harga Daging Sapi Diprediksi Naik Hingga 15 Persen
-
NUSANTARA12/02/2026 22:00 WIBBawa Kokain 3Kg ke Bali, WN Brazil Divonis 18 Tahun Penjara
-
NASIONAL12/02/2026 21:00 WIBKemenhan Bantah Peradilan Militer Tidak Transparan
-
RAGAM12/02/2026 21:30 WIBWaspadai PJB, Bila Batuk dan Panas Berulang Pada Anak
-
RAGAM13/02/2026 10:30 WIBNa Willa Ajak Masyarakat Kenang Masa Anak-anak