Connect with us

NUSANTARA

Kampus Amikom Yogya Selidiki Kematian Mahasiswa yang Tewas dengan Luka Berat

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Tragedi menimpa dunia akademik Yogyakarta. Seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama (20), ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya usai diduga terlibat dalam aksi ricuh di depan Mapolda DIY, Minggu (31/8/2025).

Rheza, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi itu, sempat dibawa ke RSUP Dr. Sardjito sebelum dinyatakan meninggal sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazahnya kemudian disemayamkan di rumah duka Mlati, Sleman, dan dimakamkan di TPU Sasanalaya Jatisari pada sore harinya.

Yoyon Surono, ayah almarhum, mengaku kaget saat mendapati kondisi putranya penuh luka. Ia menyebut terdapat patah di bagian leher, bekas sepatu di perut, luka lecet di tangan-kaki, hingga kepala yang bocor.

“Tadi ikut mandiin, ini leher seperti patah, di perut ada bekas pijakan sepatu PDL,” ungkap Yoyon dengan suara bergetar.

Meski keluarga sepakat tidak melakukan autopsi, mereka berharap peristiwa yang menimpa Rheza diusut tuntas. “Harapannya demo-demo damai. Aparat juga jangan main gebuk, kasihan anak-anak yang nggak ngerti,” ujarnya lirih.

Ketua BEM Amikom, Alvito Afriansyah, menuturkan pihaknya menduga Rheza ikut aksi di sekitar Mapolda DIY berdasarkan video dan keterangan rekan-rekan sekelasnya. “Kami akan lakukan investigasi internal untuk mencari detail peristiwa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Amikom, Ahmad Fauzi, memastikan kampus akan menelusuri tragedi ini. “Kami berharap pihak kepolisian juga bisa memberi informasi lengkap terkait insiden yang menimpa mahasiswa kami,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyebut kericuhan di depan Mapolda DIY terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi. Sekitar 50 orang disebut menyerang polisi dengan batu, petasan, hingga molotov. Polisi mengklaim puluhan pelaku berhasil diamankan, sebagian di antaranya pelajar SMP dan SMA.

Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kampus, sekaligus menambah daftar korban jiwa dalam gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah belakangan ini. (Ari Wibowo/Mun)

TRENDING

Exit mobile version