Connect with us

NUSANTARA

Penutupan 11 Lapangan Terbang di Papua, Satgas Terus Jalin Koordinasi

Aktualitas.id -

Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani. (Antara/Evarukdijati)

AKTUALITAS.ID – Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasional 11 bandara, satuan pelayanan, dan lapangan terbang terkait keamanan di Papua.

11 Lapangan terbang di Tanah Papua yang ditutup sementara adalah Satpel Koroway Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Faowi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) akan melakukan koordinasi lintas sektoral terkait penutupan 11 lapangan terbang di Tanah Papua setelah terjadi kasus penembakan yang dilakukan KKB sehingga menewaskan pilot dan kopilot pesawat Smart Air.

“Memang kami baru menerima surat terkait penutupan 11 lapangan terbang (lapter) dan segera melakukan koordinasi di lapangan,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani di Jayapura, Rabu (18/2/2026).

Mantan Wakapolda Papua itu mengatakan, keputusan itu juga perlu dilakukan asesmen ulang karena dari 11 lapangan terbang yang ditutup itu, ada yang tidak terlalu tinggi tingkat kerawanannya.

“Sebagai contoh, Lapangan Terbang Beoga di Kabupaten Puncak yang masuk dalam 11 lapter ditutup itu walaupun wilayah tersebut merupakan perlintasan KKB, namun sejauh ini gangguan terhadap pesawat relatif kecil,” katanya.

“Karena itu, perlu kegiatan yang lebih koordinatif antar lintas sektoral untuk membahas masalah tersebut mengingat sebagian besar lapter itu menjadi sarana keluar-masuk baik logistik maupun warga,” katanya lagi.

Selain itu terdapat lima bandara yang masuk kategori rawan tapi bisa terkendali yaitu Bandara Kiwirok, Bandara Moanamani, Satpel Sinak di Ilaga, Satpel Agandugume di Ilaga, serta Bandara Illu.

(Purnomo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version