Berita
Ditengah Wabah Corona, Wapres Ma’ruf Minta BPJS Bayar Tunggakan ke RS
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta BPJS Kesehatan segera menyelesaikan pembayaran tunggakan yang sudah jatuh tempo ke rumah sakit. Hal ini agar RS dapat maksimal melayani pasien di tengah wabah virus corona (Covid-19). Hal itu ia katakan untuk merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan RS swasta rujukan virus corona di Jakarta […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta BPJS Kesehatan segera menyelesaikan pembayaran tunggakan yang sudah jatuh tempo ke rumah sakit. Hal ini agar RS dapat maksimal melayani pasien di tengah wabah virus corona (Covid-19).
Hal itu ia katakan untuk merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan RS swasta rujukan virus corona di Jakarta berharap agar BPJS tak terlambat membayar proses tagihan.
“Tentang BPJS kita minta supaya tunggakan-tunggakan yang jatuh tempo ke RS supaya dibayarkan. Tentu sudah sedang dikalkulasi,” kata Ma’ruf saat menggelar rapat dengan Anies melalui teleconference, Kamis (2/4/2020).
Ma’ruf pun berharap tagihan itu segera diselesaikan direksi BPJS Kesehatan secepatnya.
“Saya mendukung dan saya menyampaikan usulan, kelihatannya, ini bagian yang jadi prioritas,” kata Ma’ruf.
Di sisi lain, Anies merinci sebanyak 70 Rumah Sakit menangani pasien virus corona di Jakarta. Dari 70 itu, terdapat 13 Rumah Sakit yang menjadi rujukan utama pemerintah untuk menangani pasien virus corona.
Selain itu, terdapat 1.300 pasien yang sedang dirawat dan 707 sedang menunggu hasil laboratorium tes virus corona.
“RS ini banyak swasta, mereka mengharapkan dukungan BPJS agar tidak ada keterlambatan dalam pembayaran tagihan karena mereka harus bergerak cepat mengelola cash flow tidak mudah dan yang harus ditangani jumlahnya banyak,” kata Anies.
Jumlah pasien positif virus corona di DKI Jakarta per 2 April tercatat sebanyak 855 kasus. Dari jumlah itu 90 orang meninggal dunia dan 53 orang dinyatakan sembuh.
“Di Jakarta terdapat 885 kasus covid positif. Kemudian saat ini ada 561 pasien yang masih dalam perawatan. Ada 181 orang yang melakukan isolasi mandiri. Berita baiknya 53 orang dinyatakan sembuh, tapi berita kurang baiknya 90 orang meninggal,” ujar Anies.
-
RIAU11/04/2026 16:30 WIBRatusan Warga Geruduk Sebuah Rumah yang Diduga Jadi Sarang Narkoba
-
FOTO11/04/2026 15:09 WIBFOTO: Ahmad Sahroni Beberkan Kronologi Pemerasan Pegawai KPK Gadungan
-
JABODETABEK11/04/2026 21:30 WIBPerkuat Persatuan dan Teguhkan Identitas Jakarta di Lebaran Betawi
-
NASIONAL11/04/2026 23:00 WIBKPK Amankan Politisi PDIP yang Juga Adik Bupati Tulungagung
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 22:00 WIBManajemen Freeport dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB ke-24 Periode 2026-2028
-
DUNIA11/04/2026 20:30 WIBUni Eropa Didesak Tangguhkan Perjanjian Asosiasi Dengan Israel
-
NASIONAL11/04/2026 18:00 WIBPanglima TNI Dampingi Presiden RI Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara Tahap VI
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 16:00 WIBBiasakan Hidup Bersih, Warga Diajak Gotong Royong Bersihkan Halaman Gereja

















