Berita
Kapal Perang AS Akan Lebih Tegas Dalam Ambisi Ekspansionis China di LCS
Angkatan Laut Amerika Serikat memperingatkan bahwa kapal perangnya akan lebih tegas dalam menanggapi ambisi ekspansionis Beijing di Laut China Selatan (LCS). Dalam dokumen penetapan tujuan untuk Angkatan Laut AS, Marinir, dan Penjaga Pantai tahun-tahun mendatang, Pentagon menekankan bahwa beberapa negara terutama Rusia dan China, telah “memperebutkan keseimbangan kekuatan di wilayah-wilayah utama dan berusaha merusak tatanan […]
Angkatan Laut Amerika Serikat memperingatkan bahwa kapal perangnya akan lebih tegas dalam menanggapi ambisi ekspansionis Beijing di Laut China Selatan (LCS).
Dalam dokumen penetapan tujuan untuk Angkatan Laut AS, Marinir, dan Penjaga Pantai tahun-tahun mendatang, Pentagon menekankan bahwa beberapa negara terutama Rusia dan China, telah “memperebutkan keseimbangan kekuatan di wilayah-wilayah utama dan berusaha merusak tatanan dunia”.
“Pasukan Angkatan Laut kami yang dikerahkan secara global berinteraksi dengan kapal perang dan pesawat China dan Rusia setiap hari,” bunyi dokumen itu.
Dokumen juga mencatat “meningkatnya agresivitas” dua negara itu dan menyebut China sebagai “ancaman strategis jangka panjang yang paling mendesak”.
Guna mempertahankan keunggulan strategis atas Angkatan Laut China, Angkatan Laut AS berencana memodernisasi kekuatan tempur dengan kapal yang lebih kecil, lebih gesit, dan bahkan dapat diujicobakan dari jarak jauh.
Angkatan Laut AS mengatakan kekuatan tempur angkatan laut China telah bertambah tiga kali lipat hanya dalam dua dekade terakhir.
“(Kapal-kapal AS juga akan) menerima risiko taktis yang diperhitungkan dan mengadopsi postur yang lebih tegas dalam operasi kami sehari-hari,” tulis dokumen itu.
Dilansir AFP, Jumat (18/12), Laksamana Muda Angkatan Laut Jay Bynum menilai langkah itu “lebih responsif dan lebih tegas”.
“Di masa lalu, sikap kami adalah de-eskalasi. Kami akan berpaling dan akan meminimalkan risiko dalam kontak individu,” ujarnya.
Insiden terbaru antara pasukan Angkatan Laut AS dan China terjadi pada akhir Agustus. Saat itu Beijing mengatakan telah mengusir kapal perang Amerika dari kepulauan Paracel di LCS yang disengketakan.
Untuk melawan China, AS lebih sering mengirim kapal ke wilayah tersebut melakukan operasi “kebebasan navigasi”.
Sebagaimana diketahui, negara-negara Asia Tenggara termasuk Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam kerap bentrok dengan China atas klaim mereka di hampir semua pulau di LCS.
Selain itu, dokumen Pentagon juga menetapkan bahwa Angkatan Laut AS akan sering muncul di perairan Pasifik.
“(Kami) akan mendeteksi dan mendokumentasikan tindakan saingan kami yang melanggar hukum internasional, mencuri sumber daya, dan melanggar kedaulatan negara lain,” kata dokumen tersebut.
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 13:00 WIBDasco Teken Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Molor
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
DUNIA27/08/2026 12:00 WIBHamas Ngamuk Usai Layang-layang Disebut Aktivitas Militan
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi

















