Berita
Ahmad Syaikhu: Silahkan Jika ada Parpol Tak Mau Berkoalisi Dengan PKS
AKTUALITAS.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mempersilakan jika ada partai politik yang tidak mau berkoalisi lantaran dinilai sah sebagai sikap politik partai. Pernyataan soal enggan berkoalisi dengan PKS sebelumnya disampaikan PDIP. Partai berlambang banteng itu menutup pintu koalisi dengan PKS dan Demokrat di Pilpres 2024. “Beberapa waktu yang lalu ada sikap partai […]
AKTUALITAS.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mempersilakan jika ada partai politik yang tidak mau berkoalisi lantaran dinilai sah sebagai sikap politik partai.
Pernyataan soal enggan berkoalisi dengan PKS sebelumnya disampaikan PDIP. Partai berlambang banteng itu menutup pintu koalisi dengan PKS dan Demokrat di Pilpres 2024.
“Beberapa waktu yang lalu ada sikap partai tidak mau berkoalisi dengan PKS, silakan saja itu sikap politik. PKS akan tetap bagaimana dengan jati dirinya, tapi tidak melepaskan silaturahim dengan berbagai elemen bangsa,” kata Syaikhu saat orasi kebangsaan dalam agenda Puncak HUT PKS Ke-19, Minggu (30/5/2021).
Syaikhu menekankan, silaturahmi kebangsaan justru menjadikan sikap politik semakin moderat karena dapat membangun titik temu dan menghormati perbedaan pandangan.
“Kalau ternyata dipertemukan juga nggak memungkinkan dan mungkin akhirnya menjadi sikap politik yang berbeda. Ya ini kita tasamuh (saling menghormati) dan kita rasa hormat juga akan diberikan,” ucap dia.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan, akhir-akhir ini politik di Indonesia semakin terpolarisasi akibat Pilpres 2014 dan 2019 serta beberapa pilkada.
Kondisi polarisasi politik tersebut, kata dia, harus diminimalisasi agar tidak menjadi faktor yang menyebabkan perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
“Silaturahim kebangsaan adalah ikhtiar untuk memberikan keteladanan bahwa di tengah perbedaan pandangan politik yang semakin terbelah, kita masih bisa membangun berbagai macam kesamaan pandangan sebagai bangsa,” ucap dia.
Diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebelumnya mengatakan partainya menutup pintu berkoalisi dengan PKS dan Partai Demokrat di Pilpres 2024.
Ia menyatakan PDIP lebih terbuka untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) karena alasan kesamaan ideologi.
Hasto bilang basis ideologi partainya dengan PKS dan Demokrat berbeda. Menurutnya, PDIP adalah partai ideologi yang juga bertumpu pada kekuatan massa.
“PDIP berbeda dengan PKS, karena basis ideologi beda sehingga sangat sulit untuk koalisi dengan PKS,” kata Hasto dalam diskusi yang digelar PARA Syndicate, Jumat (28/5).
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
RAGAM27/04/2026 00:01 WIBOTW Pestapora 2026 Buka Selebrasi, Tukar Setlist Lintas Generasi Siap Guncang Jakarta
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
NASIONAL27/04/2026 10:00 WIBAnak Buruh Pelabuhan Dapat Beasiswa dari Eddy Soeparno

















