Berita
Pemerintah Baru Israel Setujui Proyek Pembangunan Permukiman Yahudi di Tepi Barat
Pemerintah koalisi baru Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett menyetujui proyek pembangunan 31 gedung baru di permukiman ilegal Yahudi di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Rabu. Menurut media lokal, sub-komite Perencanaan Tertinggi Administrasi Sipil di bawah Kementerian Pertahanan memeriksa proyek tersebut sebelum menyetujuinya. Sejumlah gedung yang disetujui untuk dibangun adalah pusat perbelanjaan dan dua sinagog. Keputusan itu […]
Pemerintah koalisi baru Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett menyetujui proyek pembangunan 31 gedung baru di permukiman ilegal Yahudi di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Rabu.
Menurut media lokal, sub-komite Perencanaan Tertinggi Administrasi Sipil di bawah Kementerian Pertahanan memeriksa proyek tersebut sebelum menyetujuinya. Sejumlah gedung yang disetujui untuk dibangun adalah pusat perbelanjaan dan dua sinagog.
Keputusan itu menandai pertama kalinya pemerintah yang dipimpin Bennet, yang mulai berkuasa pada 13 Juni, menyetujui pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat.
Ada lebih dari 250 permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat, yang diduduki Israel sejak 1967. Lebih dari 400.000 pemukim Yahudi yang tinggal di tempat-tempat ini membuat hidup warga Palestina di Tepi Barat semakin sulit di bawah pendudukan Israel.
Di bawah hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal. Polisi Israel mulai mengizinkan pemukim memasuki wilayah itu pada 2003, meskipun mendapat kecaman berulang kali dari Departemen Wakaf Islam di Yerusalem.
-
RIAU26/09/2026 19:30 WIBPedang Pora Iringi Kepergian Brigjen Hengki Haryadi
-
POLITIK27/09/2026 06:00 WIBPSI: Urusan Pemilu Kok Nggak Kelar-Kelar
-
DUNIA26/09/2026 21:00 WIBPelabuhan Minyak Saudi Diserang Houthi, Prancis Langsung Kirim Pasukan Elit
-
JABODETABEK27/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Minggu Ini
-
NUSANTARA26/09/2026 22:00 WIBTanggul Jebol! Banjir Setinggi Pinggang Hantam Aceh Tenggara
-
EKBIS26/09/2026 20:00 WIBStok Beras 4,6 Juta Ton, Amran Heran: Kenapa Harga Belum Turun?
-
NASIONAL26/09/2026 23:00 WIBTipu Investor Malaysia Rp58,5 Miliar, Kombes F Resmi Masuk ‘Kandang’ Propam
-
DUNIA27/09/2026 00:00 WIBKota-Kota di Libya Lumpuh Diterjang Banjir Besar

















