Berita
Usai Serangan Bom ISIS, Pasukan Taliban Perketat Pengamanan di Bandara Kabul
Pasukan Taliban akan memperketat pengamanan dan menambah pasukan untuk menangani kerumunan di gerbang bandara Kabul, Afghanistan, seperti disampaikan diplomat NATO. NATO meminta Taliban untuk memperjelas pendirian mereka soal aturan pemerintahan mereka dan kode etik karena “ketakutan dan kecemasan telah mendorong rakyat Afghanistan ke titik penderitaan yang sangat parah”. Pasukan AS membantu evakuasi rakyat Afghanistan yang […]
Pasukan Taliban akan memperketat pengamanan dan menambah pasukan untuk menangani kerumunan di gerbang bandara Kabul, Afghanistan, seperti disampaikan diplomat NATO.
NATO meminta Taliban untuk memperjelas pendirian mereka soal aturan pemerintahan mereka dan kode etik karena “ketakutan dan kecemasan telah mendorong rakyat Afghanistan ke titik penderitaan yang sangat parah”.
Pasukan AS membantu evakuasi rakyat Afghanistan yang putus asa agar bisa melarikan dari pemerintah Taliban karena adanya ancaman teror lagi pada Jumat, setelah pengebom bunuh diri ISIS melakukan serangan pada Kamis dan menewaskan 73 orang di gerbang bandara Kabul.
Diplomat NATO di Kabul menyampaikan, seluruh pasukan asing ingin mengevakuasi warga negara mereka dan staf kedutaan sampai 30 Agustus.
Diplomat yang tidak mau disebutkan namanya ini mengatakan Taliban akan memperketat pengamanan di sekitar bandara.
“Keamanan merupakan tanggung jawab mereka,” ujarnya, dilansir Al Arabiya, Jumat (27/8).
Dia menambahkan, Taliban harus menyelidiki jaringan ISIS yang mengklaim bertanggung jawab dalam serangan tersebut.
Pejabat kesehatan mengatakan 60 warga sipil tewas dalam serangan tersebut dan juga menewaskan 13 pasukan AS. Sedikitnya ada dua ledakan dan tembakan di kawasan tersebut, kata sejumlah saksi mata. Video yang direkam jurnalis Afghanistan menunjukkan puluhan tubuh berserakan di sekitar kanal di ujung bandara.
ISIS, musuh Taliban dan juga Barat, mengatakan pengebom bunuh diri mereka menargetkan para penerjemah dan orang yang bekerja sama dengan tentara Amerika.
-
JABODETABEK22/02/2026 14:30 WIBPencuri Kambing di Bogor: Dijagal di Tempat dan Sisakan Jeroan
-
DUNIA22/02/2026 08:00 WIBHamas Buka Ruang untuk ISF di Gaza Asal Ada Syarat Tegas
-
NUSANTARA22/02/2026 10:30 WIBHina Nabi Muhammad di TikTok, Pria Asal Aceh Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA22/02/2026 12:30 WIBPolres Taput Ringkus Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Dua Lokasi Berbeda
-
NASIONAL22/02/2026 14:00 WIBKemenag Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Makan Bergizi Gratis
-
OASE22/02/2026 05:00 WIB5 Hal yang Membatalkan Puasa di Bulan Ramadan
-
DUNIA22/02/2026 12:00 WIBDi Ambang Perang, Trump Pertimbangkan Opsi Militer Singkirkan Khamenei
-
RAGAM22/02/2026 13:30 WIBAsal-usul Batu Hajar Aswad Menurut Penelitian Sains dan Ahli Geologi