Berita
Usai Insiden Penyerangan KKB, Warga Maybrat masih Memilih Mengungsi
AKTUALITAS.ID -Masyarakat asal Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, sudah tiga bulan meninggalkan kampung halaman dan tinggal di pengungsian, usai kejadian penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) terhadap Posramil Kisor yang menewaskan empat prajurit pada awal Bulan September kemarin. Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandei melakukan monitoring dan bertemu dengan pengungsi asal Kisor […]
AKTUALITAS.ID -Masyarakat asal Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, sudah tiga bulan meninggalkan kampung halaman dan tinggal di pengungsian, usai kejadian penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) terhadap Posramil Kisor yang menewaskan empat prajurit pada awal Bulan September kemarin.
Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandei melakukan monitoring dan bertemu dengan pengungsi asal Kisor yang memilih lokasi hutan belantara sebagai tempat tinggal untuk melindungi diri dari penyisiran yang dilakukan aparat usai insiden di Kisor.
“Masyarakat Kisor telah mengungsi dan selama tiga bulan mereka meninggalkan kampung halaman mereka,” ujar Frits Ramandei, Sabtu (11/12/2021).
Ia menyebutkan, tepat di hari HAM sedunia 10 November 2021 kemarin, pihaknya telah melakukan pendampingan kepada masyarakat pengungsi Kisor untuk kembali ke kampung mereka.
“Selama dua hari Komnas HAM bersama masyarakat Kisor, kami menemani mereka untuk melihat kampung dan rumah mereka,” sebut Frits.
Dalam pendampingan itu, para pengungsi ke kampung mereka hanya untuk mengambil pakaian, sepatu, alkitab dan beberapa aktivitas keagamaan kemudian kembali lagi ke wilayah pengungsian untuk merayakan Natal di sana.
“Sayangnya selama tiga bulan di pengungsian, masyarakat Kisor tidak mendapat perhatian atau pun bantuan dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat,” tuturnya.
Ia pun menerangkan, data sementara yang didapat jumlah masyarakat yang mengungsi berkisar enam ribu orang.
“Ribuan pengungsi masyarakat Kisor itu mereka baru akan pulang ke kampung mereka lagi setelah merayakan Natal. Itu pun bulan Januari 2022, dibarengi dengan adanya jaminan keamanan bagi mereka,” ujarnya.
-
RIAU11/10/2026 11:30 WIBPergantian Kapolda Riau: Welcome and Farewell Parade Tandai Estafet Kepemimpinan
-
POLITIK11/10/2026 13:00 WIBPengamat: Pemakzulan Wapres Bisa Dilakukan Secara Individual
-
NASIONAL11/10/2026 14:00 WIBBGN Tegaskan Lokasi Penemuan Jenazah Kendal Bukan Dapur SPPG
-
RIAU11/10/2026 09:30 WIBKabaharkam Polri dan TNI Perkuat Sinergi Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Siak Riau
-
POLITIK11/10/2026 11:00 WIBPengamat: RUU Pemilu Diminta Dirombak Total Usai Putusan MK
-
DUNIA11/10/2026 12:00 WIBIran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz
-
POLITIK11/10/2026 09:00 WIBPemakzulan Gibran, Sikap PKB Belum Final
-
EKBIS11/10/2026 10:00 WIBKemenkeu Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Pangan

















