DUNIA
Dianggap Pro Israel, Menlu Swedia Dilempari Tomat di Gedung Parlemen
Dilansir Anadolu, Sabtu (5/10/2024), insiden itu terjadi pada Kamis (3/10/2024) ketika Stenergard menghadapi protes dari sejumlah orang yang meneriakkan kritik dan melempar sayuran kepadanya, terkait sikap Swedia dalam memberikan suara pada referendum PBB mengenai Israel dan Tepi Barat.
Pemimpin Riksdag (Parlemen Swedia), Ann-Sofie Malm, mengungkapkan bahwa aktivis pro-Palestina dengan tangan yang dicat merah bertanggung jawab atas tindakan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Dagens Nyheter (DN). Debat terpaksa dihentikan setelah Menlu Swedia menjawab pertanyaan mengenai kondisi warga Palestina di Timur Tengah, sementara penonton yang hadir mulai berteriak dan menuduhnya mendukung genosida.
Sejauh ini, tiga orang telah ditangkap oleh polisi, menurut informasi dari DN. Stenergard menyatakan kepada media DN, partisipasi dalam debat seharusnya tidak disertai dengan pelemparan benda, terutama di Riksdag yang merupakan ruang bagi wakil rakyat.
Menurut laporan DN, meskipun pengunjung hanya diizinkan membawa buku catatan, tomat dan bawang merah berhasil lolos dari pemeriksaan keamanan di Riksdag. Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson, menyerukan peningkatan langkah-langkah keamanan setelah kejadian tersebut, mengharapkan evaluasi menyeluruh mengenai insiden itu dan tindakan yang lebih tegas untuk melindungi keselamatan para wakil rakyat. (Yan Kusuma)
-
POLITIK08/04/2026 11:00 WIBDPR Dorong Satu Data Indonesia Lewat Badan Baru
-
EKBIS08/04/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Melonjak Rp50.000 Hari Ini
-
POLITIK08/04/2026 13:00 WIBPengamat: Reshuffle Kabinet Momentum Prabowo Akhiri Fenomena ‘Matahari Kembar’
-
NASIONAL08/04/2026 10:00 WIBPemerintah Pastikan Ongkos Haji Aman dari Kenaikan
-
NUSANTARA08/04/2026 06:30 WIBGara-Gara Game Online, Remaja di Makassar Tewas Ditikam Tetangga
-
POLITIK08/04/2026 07:00 WIBSaiful Mujani: Menjatuhkan Presiden Lewat Demokrasi Sah
-
JABODETABEK08/04/2026 05:30 WIBWaspada! Hujan Guyur Hampir Seluruh Jakarta Seharian
-
POLITIK08/04/2026 06:00 WIBSeskab Teddy Minta Publik Bersabar soal Reshuffle Kabinet