DUNIA
Ledakan Dahsyat di Bandar Abbas, Iran: 14 Tewas, Lebih dari 1.100 Orang Butuh Bantuan Medis
AKTUALITAS.ID – Sebuah ledakan besar mengguncang pelabuhan Kota Bandar Abbas di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada Sabtu (26/4/2025). Ledakan dahsyat ini menewaskan sedikitnya 14 orang dan memaksa lebih dari 1.100 orang mencari bantuan medis akibat luka-luka dan gangguan pernapasan.
Fatemeh Mohajerani, perwakilan resmi pemerintah Iran, menyampaikan melalui akun media sosial X bahwa ada 1.139 permintaan bantuan medis yang tercatat setelah insiden tersebut.
Pada awalnya, kantor berita resmi IRNA melaporkan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh penyimpanan bahan kimia yang tidak sesuai standar. Namun, laporan lain dari Sputnik, mengutip The New York Times, mengungkapkan kemungkinan lain: ledakan mungkin berasal dari bahan bakar rudal padat yang meledak.
Seorang sumber yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan kepada The New York Times bahwa zat yang meledak adalah natrium perklorat, bahan utama yang digunakan dalam pembuatan bahan bakar padat untuk rudal.
Pihak berwenang Iran saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti ledakan yang mengejutkan ini, sekaligus mengevakuasi dan menstabilkan area terdampak. (YAN KUSUMA/DIN)
-
EKBIS15/02/2026 07:00 WIBEddy Soeparno Pesimis Target Migas 2030 Tercapai Jika Hanya Andalkan Pertamina
-
OTOTEK15/02/2026 19:30 WIBPunya Jarak Tempuh 515 Km, Toyota Luncurkan EV Highlander 2027
-
RAGAM15/02/2026 21:00 WIBMengajarkan Puasa pada Anak Jadi Bingkai Kepentingan Terbaik
-
NUSANTARA15/02/2026 18:30 WIBKematian Pelajar SMP di Kawasan Kampung Gajah Terus Diselidiki Polisi
-
NASIONAL15/02/2026 11:00 WIBMa’ruf Amin Setuju Kembali ke UU KPK Lama Jika Perlu
-
JABODETABEK15/02/2026 16:30 WIBJangan Sampai Ketinggalan, Mudik Gratis DKI Dibuka 22 Februari 2026
-
DUNIA15/02/2026 19:00 WIBJerman dan Finlandia Didesak Akui Negara Palestina
-
POLITIK15/02/2026 10:00 WIBKetum PAN Ingatkan Kadernya untuk Tetap Rendah Hati dan Berintegritas