DUNIA
Israel Tingkatkan Operasi di Gaza Rafah untuk Bangun Kamp Konsentrasi Massal
AKTUALITAS.ID – Operasi penghancuran bangunan di Rafah, Gaza Selatan, meningkat drastis, seiring rencana Israel mendirikan kamp konsentrasi untuk memindahkan hingga 600.000 warga Palestina. Data satelit menunjukkan lebih dari 28.600 bangunan telah dihancurkan sejak April 2025, hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya.
Menteri Pertahanan Israel menyebut Rafah sebagai “kota kemanusiaan” baru yang akan menampung seluruh penduduk Gaza, lebih dari 2 juta jiwa, dengan tujuan mendorong emigrasi sukarela. Namun, PBB dan pengamat internasional mengecam rencana ini sebagai pemindahan paksa yang menciptakan kamp konsentrasi dan melanggar hak asasi manusia.
Penghancuran selektif fasilitas pendidikan dan kesehatan di Rafah juga menunjukkan upaya pengosongan wilayah sebagai bagian dari strategi pemindahan. Saat ini, puluhan ribu warga Palestina mengungsi ke fasilitas PBB yang sudah sangat overkapasitas.
Analis menilai langkah ini sebagai upaya pembersihan etnis dan rekayasa sosial-demografis yang serius, dengan distribusi bantuan yang dikontrol ketat oleh pihak yang diduga mendukung rencana tersebut.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait masa depan warga Palestina di Gaza dan menuntut perhatian komunitas internasional. (Mun)
-
NASIONAL17/02/2026 19:00 WIBHilal Tidak Penuhi Kriteria MABIMS, Awal Ramadhan Kamis
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
RIAU17/02/2026 20:30 WIBAntisipasi Asap Karhutla, Dinkes Riau Aktifkan Tim Medis Darurat
-
FOTO17/02/2026 22:44 WIBFOTO: Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 20:45 WIBKetegangan Jual Beli Emas di Jalan Leo Mamiri Mimika Berhasil Diredam Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 21:00 WIBJumlah Kendaraan Meningkat Sistem Satu Arah Diberlakukan
-
JABODETABEK17/02/2026 18:30 WIBJaga Perayaan Imlek di Jakarta, 1.919 Personel Gabungan di Kerahkan
-
NASIONAL18/02/2026 06:00 WIBWaka MPR Sebut Imlek 2577 Bukti Demokrasi dan Toleransi Indonesia