EKBIS
Google Melawan Aturan Uni Eropa, Tidak Mau Tambahan Fitur Pengecekan Fakta di Platform
AKTUALITAS.ID – Google, raksasa teknologi global, menolak mematuhi aturan baru yang ditetapkan Uni Eropa (UE) tentang pengecekan fakta (fact-checking) dalam hasil pencarian dan video YouTube.
Dalam sebuah surat yang ditulis Presiden Urusan Global Google, Kent Walker, kepada petinggi Komisi Eropa, Renate Nikolay, Google mengatakan bahwa syarat baru ini tidak layak dan tidak efektif untuk layanan-layanan Google.
Aturan ‘Disinformation Code of Practice’ yang ditetapkan di UE mengharuskan Google untuk melengkapi layanannya dengan fitur fact-checking, serta membangun pemeringkatan dan algoritma layanan berdasarkan faktua-fakta yang diperiksa.
Namun, Google tidak menyetujui hal ini dan menekankan bahwa metode pendekatan mereka saat ini untuk melakukan moderasi konten sudah efektif.
Menurut Walker, moderasi konten Google telah terbukti efektif dalam mengurangi penyebaran informasi yang keliru.
Ia menyatakan bahwa fitur yang ditambahkan ke YouTube pada tahun lalu, yang memungkinkan pengguna menambahkan catatan kontekstual pada video-video yang dirilis, telah membantu meningkatkan akurasi konten.
Google juga mengatakan bahwa mereka akan terus berinvestasi pada peningkatan praktik moderasi konten yang fokus menyediakan hasil pencarian yang akurat, tanpa harus membubuhkan fitur fact-checking.
Dengan ini, Google menolak mengikuti aturan UE dan memilih untuk tetap menjalankan metode moderasi konten mereka sendiri. Hal ini dapat membawa konsekuensi pada hubungan antara Google dan Komisi Eropa. (Damar Ramadhan)
-
EKBIS16/02/2026 23:00 WIBBI Banten Mulai Layani Penukaran Uang Baru Idul Fitri
-
POLITIK17/02/2026 06:00 WIBBamsoet Desak Penataan Ulang Sistem Politik untuk Cegah Korup
-
NASIONAL17/02/2026 09:00 WIBSekjen Golkar: Revisi UU KPK Bukan Hanya Inisiatif DPR
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 08:30 WIBPaman dan Bibi di Surabaya Diduga Aniaya Balita
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
EKBIS17/02/2026 09:30 WIBResmi Turun! Ini Harga BBM Pertamina Terbaru per 17 Februari 2026 di Seluruh SPBU