EKBIS
Google Melawan Aturan Uni Eropa, Tidak Mau Tambahan Fitur Pengecekan Fakta di Platform
AKTUALITAS.ID – Google, raksasa teknologi global, menolak mematuhi aturan baru yang ditetapkan Uni Eropa (UE) tentang pengecekan fakta (fact-checking) dalam hasil pencarian dan video YouTube.
Dalam sebuah surat yang ditulis Presiden Urusan Global Google, Kent Walker, kepada petinggi Komisi Eropa, Renate Nikolay, Google mengatakan bahwa syarat baru ini tidak layak dan tidak efektif untuk layanan-layanan Google.
Aturan ‘Disinformation Code of Practice’ yang ditetapkan di UE mengharuskan Google untuk melengkapi layanannya dengan fitur fact-checking, serta membangun pemeringkatan dan algoritma layanan berdasarkan faktua-fakta yang diperiksa.
Namun, Google tidak menyetujui hal ini dan menekankan bahwa metode pendekatan mereka saat ini untuk melakukan moderasi konten sudah efektif.
Menurut Walker, moderasi konten Google telah terbukti efektif dalam mengurangi penyebaran informasi yang keliru.
Ia menyatakan bahwa fitur yang ditambahkan ke YouTube pada tahun lalu, yang memungkinkan pengguna menambahkan catatan kontekstual pada video-video yang dirilis, telah membantu meningkatkan akurasi konten.
Google juga mengatakan bahwa mereka akan terus berinvestasi pada peningkatan praktik moderasi konten yang fokus menyediakan hasil pencarian yang akurat, tanpa harus membubuhkan fitur fact-checking.
Dengan ini, Google menolak mengikuti aturan UE dan memilih untuk tetap menjalankan metode moderasi konten mereka sendiri. Hal ini dapat membawa konsekuensi pada hubungan antara Google dan Komisi Eropa. (Damar Ramadhan)
-
FOTO06/04/2026 15:53 WIBFOTO: Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI, Pahlawan Perdamaian Dunia Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
FOTO07/04/2026 12:03 WIBFOTO: Mimika Tampilkan Wajah Toleransi Melalui Parade Paskah Lintas Agama
-
RIAU06/04/2026 21:00 WIBPelaku yang Jambret Anak Yatim di Pekanbaru Diringkus Polisi
-
PAPUA TENGAH06/04/2026 16:00 WIBWarga Bergulat Antre LPG Saat Pasokan Tercekat
-
JABODETABEK06/04/2026 17:00 WIBFokus Ekonomi Kreatif dan Digital, Depok Siap Bangun BLK
-
JABODETABEK07/04/2026 13:30 WIBPolisi Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal di Tangerang
-
EKBIS06/04/2026 17:30 WIBJaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Tambah Kuota Penyaluran Beras SPHP
-
NASIONAL06/04/2026 20:30 WIBPeredaran Narkoba di THM Bali, Berhasil Diungkap Bareskrim Polri