EKBIS
Inflasi Jakarta Oktober 2025 Capai 0,31 Persen, Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama
AKTUALITAS.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi bulanan Ibu Kota pada Oktober 2025 sebesar 0,31 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 0,28 persen.
“Inflasi Oktober tercatat sebesar 0,31 persen, ini lebih besar jika kita bandingkan dengan inflasi nasional sebesar 0,28 persen,” ujar Kepala BPS DKI Jakarta Nurul Hasanudin dalam Rilis Berita Resmi Statistik DKI Jakarta Oktober 2025, di Jakarta, Senin (3/11L/2025).
Hasanudin menjelaskan, emas perhiasan menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar, yakni 0,18 persen. Ia mengungkapkan, secara historis, komoditas ini kerap mengalami kenaikan harga — tercatat sembilan kali inflasi pada 2023, sebelas kali pada 2024, dan terus mengalami inflasi selama sepuluh bulan berturut-turut di tahun 2025.
“Sejak September 2023, harga emas perhiasan terus naik hingga Oktober 2025, hanya sempat turun pada September 2024,” jelasnya.
Selain emas perhiasan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga menjadi penyumbang inflasi dengan tingkat inflasi sebesar 0,33 persen dan andil 0,07 persen.
Beberapa komoditas lain yang turut memberi andil pada inflasi bulanan Jakarta di antaranya cabai merah (0,05 persen), tarif angkutan udara (0,04 persen), biaya akademi/perguruan tinggi (0,02 persen), dan telur ayam ras (0,02 persen).
Sementara itu, inflasi tahun kalender (Januari–Oktober 2025) terhadap Desember 2024 tercatat sebesar 2,02 persen.
BPS juga mencatat bahwa seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi secara tahunan (year-on-year) pada Oktober 2025, kecuali kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, serta kelompok transportasi.
“Kedua kelompok tersebut justru memberikan andil deflasi, masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,01 persen, terutama disumbang oleh turunnya tarif angkutan udara, tarif kereta api, dan harga telepon seluler,” tambah Hasanudin.
Dengan tren ini, BPS menilai pergerakan inflasi Jakarta masih dalam kondisi terkendali, meski perlu diwaspadai kenaikan harga komoditas emas dan bahan pangan menjelang akhir tahun. (PURNOMO/DIN)
-
FOTO01/04/2026 17:07 WIBFOTO: Halal Bihalal KWP Bersama DPR
-
POLITIK01/04/2026 14:00 WIBPakar Desak Prabowo Singkirkan Menteri Minim Pengalaman
-
JABODETABEK01/04/2026 05:30 WIBWaspada! Jabodetabek Diguyur Hujan Ekstrem 1 April
-
NASIONAL01/04/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Kasus Air Keras Diambil Alih Militer
-
OTOTEK01/04/2026 02:00 WIBAudi S3 Generasi Terbaru Dibandrol Seharga RpRp1,698 Miliar
-
NASIONAL01/04/2026 03:30 WIBJumat Jadi Hari WFH ASN, Ini Sektor yang Wajib Tetap Ngantor
-
JABODETABEK01/04/2026 00:30 WIBKasus Peredaran Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu di Bogor, Berhasil Diungkap
-
NASIONAL01/04/2026 02:30 WIBTNI Ungkap Perkembangan Penyidikan Kasus Penganiayaan Terhadap Sdr. AY