Connect with us

JABODETABEK

Usai Salat Jumat, Pengusaha di Bogor Jadi Korban Penusukan

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aksi kriminalitas mengejutkan warga Desa Ciherang Pondoh, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Seorang pengusaha rafting (arung jeram) bernama Saprudin Jupri menjadi korban penusukan oleh tetangganya sendiri tepat setelah melaksanakan ibadah salat Jumat, (13/2/2026).

Korban yang merupakan pemilik usaha Grand Titik Kumpul tersebut mengalami luka tusuk serius di bagian perut sebelah kiri dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Idham Chalid Ciawi.

Menurut keterangan saksi mata sekaligus pegawai korban, Asep Zonge, peristiwa bermula saat korban hendak meninggalkan masjid sekitar pukul 12.35 WIB. Pelaku yang diduga sudah menyiapkan senjata tajam dari rumah, menunggu korban di area luar masjid.

“Biasanya bos kalau habis salat pulang agak lama. Pas beliau keluar mau ambil sandal, tiba-tiba langsung ditusuk oleh pelaku,” ungkap Zonge kepada awak media.

Zonge menambahkan, pelaku berinisial M tersebut diketahui sempat ikut melaksanakan salat Jumat di masjid yang sama sebelum melancarkan aksinya. Usai menusuk korban, pelaku dilaporkan langsung pulang ke rumahnya tanpa mencoba melarikan diri.

Melihat kejadian tersebut, jemaah yang masih berada di lokasi segera memberikan pertolongan kepada korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, warga lainnya yang geram langsung mendatangi rumah pelaku.

“Warga langsung menangkap pelaku di rumahnya dan diserahkan ke Polsek Caringin,” tambah Zonge.

Kapolsek Caringin, AKP Jajang, mengonfirmasi terjadinya peristiwa penusukan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pelaku M beserta barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menyerang korban.

“Kejadiannya tidak jauh dari rumah korban. Pelaku sudah kami amankan dan saat ini penyidik sedang meminta keterangan untuk mendalami motif di balik aksi penusukan ini,” tegas AKP Jajang.

Hingga saat ini, pihak keluarga maupun karyawan korban mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang mendasari pelaku nekat menyerang Saprudin, mengingat keduanya merupakan tetangga dekat. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version