Connect with us

JABODETABEK

Sadis! Komplotan ‘Matel’ Rampas Motor dan Buang Sekuriti ke Kali Daan Mogot

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Aksi premanisme berkedok debt collector atau “mata elang” (matel) kembali meresahkan warga Jakarta Barat. Seorang pria yang berprofesi sebagai sekuriti bank menjadi korban perampasan motor dan penganiayaan brutal di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Selasa (3/3/2026) pagi.

Kejadian nahas ini terungkap setelah video korban beredar luas di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @warga.jakbar, tampak seorang pria terduduk lemas di pinggir jalan dengan pakaian basah kuyup dan sekujur tubuhnya berlumuran lumpur hitam pekat dari air kali.

Pria yang mengaku bekerja sebagai sekuriti di Bank BSI Cisoka, Tangerang tersebut, menceritakan bahwa dirinya menjadi sasaran amuk komplotan matel sekitar pukul 05.10 WIB saat sedang melaju menuju arah Tangerang.

Dalam pengakuannya pada Kamis (5/3/2026), korban membeberkan kronologi kejadian saat dirinya dicegat paksa oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor di depan sebuah pabrik kaleng.

“Lagi jalan, tiba-tiba nyalip dua motor. Satu depan satu belakang. Saya hampir mau jatuh. Kunci saya ditarik,” ungkap korban.

Komplotan tersebut langsung menuduh korban telah menunggak cicilan kendaraan selama tiga bulan. Padahal, korban menegaskan bahwa ia baru saja membayar cicilan pada 28 Februari lalu. Alih-alih mendengarkan penjelasan, para pelaku justru melakukan intimidasi dan kekerasan fisik.

“Terus ditanya-tanya segala macam. Langsung perut saya dipukulin, dijorokin, langsung saya mental ke kali,” kisahnya pilu.

Dalam kondisi tak berdaya di dalam sungai berlumpur, korban hanya bisa pasrah melihat komplotan tersebut membawa kabur sepeda motor beserta seluruh barang berharganya, termasuk tas berisi dompet, KTP, KTA, uang tunai, dan ponsel pintar.

Merespons viralnya kasus perampasan ini, Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, memastikan pihaknya telah bergerak untuk menyelidiki insiden tersebut meski korban belum membuat laporan resmi.

“Kami selidiki terlebih dahulu. Korban juga sampai saat ini belum ada membuat laporan ke Polsek Kalideres,” ujar Rihold saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Menanggapi keresahan warga Jakarta Barat terkait maraknya teror komplotan matel, Polsek Kalideres berkomitmen untuk memberantas aksi premanisme jalanan tersebut.

“Tim Opsnal Unit Reskrim selalu rutin melakukan patroli matel, terutama di sepanjang Jalan Daan Mogot. Ke depannya patroli akan semakin ditingkatkan,” tegas Rihold. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version