NASIONAL
Jubir PCO Tegaskan Presiden Prabowo Terbuka Kritikan Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Ujang Komarudin, menegaskan Presiden Prabowo Subianto terbuka terhadap kritik dari masyarakat selama disampaikan secara objektif dan konstruktif, bukan berupa fitnah.
Dalam diskusi publik bertema “Komunikasi Merah Putih” yang digelar di Jakarta pada Minggu (11/5/2025), Ujang menuturkan bahwa semangat kebebasan berpendapat di era Presiden Prabowo sejalan dengan yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menegaskan, kritik yang membangun tidak akan dihalangi.
“Saya cerita dulu, ketika 8 tahun jadi pengamat sebelum masuk pemerintahan, saya konsisten memberikan kritik yang objektif dan konstruktif. Tidak pernah ada masalah,” ujar Ujang.
Menurutnya, Presiden Prabowo sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, namun tetap dalam bingkai aturan hukum. “Kebebasan itu tidak dilarang, hanya dibatasi oleh regulasi. Fitnah tidak dibolehkan, baik dalam kehidupan bernegara maupun beragama,” jelasnya.
Ia menambahkan, ruang untuk menyampaikan kritik tetap terbuka lebar di era pemerintahan Prabowo, asalkan disampaikan secara bertanggung jawab. “Batasannya jelas: kritik yang membangun dipersilakan, fitnah tidak bisa ditoleransi,” pungkasnya. (Ari Wibowo/Mun)
Keracunan Massal Siswa Bogor Jadi Alarm! Pimpinan MPR Desak Evaluasi Menyeluruh MBG
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyoroti kasus keracunan massal siswa di Kota Bogor akibat makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Sebanyak 171 siswa SD dan SMP di Tanah Sareal, Kota Bogor, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bina Insani. Kasus serupa juga sempat terjadi sebelumnya di Cianjur.
“Insiden di Bogor dan Cianjur menjadi pengingat program sebaik apa pun tetap membutuhkan pengawasan ketat dan penguatan sistem di lapangan,” ujar Eddy Soeparno, Sabtu (10/5/2025).
Sebagai anggota DPR dari Dapil Bogor dan Cianjur, Eddy mendorong evaluasi komprehensif terhadap program MBG. Ia menegaskan standar kesehatan, keamanan pangan, dan kualitas gizi harus diperketat agar tidak membahayakan anak-anak yang menjadi penerima manfaat.
“Dari pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan, semua aspek teknis harus diawasi dengan sangat cermat,” tambahnya.
Wakil Ketua Umum PAN ini juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka kepada masyarakat, sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam menangani persoalan. “Keterbukaan informasi adalah kunci menjaga kepercayaan publik. Masyarakat harus tahu setiap kritik dijadikan bahan perbaikan.”
Eddy menyatakan keyakinannya kasus ini akan menjadi pelajaran penting untuk memperkuat implementasi program MBG di masa mendatang. (Ari Wibowo/Mun)
-
FOTO07/03/2026 22:59 WIBFOTO: Aksi Tolak Serangan ke Palestina, Massa Ajak Boikot Produk Israel
-
RAGAM07/03/2026 22:42 WIBPerjalanan Karier Vidi Aldiano di Industri Musik Indonesia
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:17 WIBDirut BPJS Kesehatan Gandeng Pemda Mimika Perkuat JKN
-
NASIONAL07/03/2026 18:30 WIBMudik Gratis Lintas Moda Perkuat Layanan Angkutan Lebaran
-
NASIONAL08/03/2026 00:01 WIBPanja Judi Online Mandek, NIC Minta DPR Bertindak Serius
-
DUNIA07/03/2026 15:00 WIBIsrael Diduga Serang Basis PBB di Lebanon
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 17:45 WIBKapolres Mimika Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:48 WIBTawuran, Polisi Amankan 7 Pelajar dan Sita 18 Busur Panah