Connect with us

NASIONAL

JK: Perdamaian Harus Dimulai dari Pengakuan Palestina

Aktualitas.id -

JK: Perdamaian Harus Dimulai dari Pengakuan Palestina, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa Indonesia dapat mendukung inisiatif Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump, asalkan upaya tersebut benar-benar mampu menciptakan perdamaian, termasuk melalui pengakuan terhadap negara Palestina.

Menurut JK, dukungan terhadap lembaga tersebut harus dilihat dari langkah nyata yang dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

“Ya kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan ke depan. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung,” kata JK dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).

JK menilai sejumlah negara Islam pada prinsipnya memiliki keinginan untuk mendukung upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah. Namun, dinamika politik global, termasuk penggunaan hak veto oleh negara besar seperti Amerika Serikat, sering menjadi hambatan dalam proses tersebut.

Ia juga mengingatkan agar dukungan terhadap kebijakan internasional tidak sekadar bersifat simbolis atau sekadar mengikuti arus politik global.

“Jangan hanya menjadi lambang atau pengikut saja. Kita harus melihat buktinya, apakah benar menciptakan kedamaian,” ujarnya, dikutip, Senin (9/3/2026),

Lebih lanjut, JK menekankan bahwa salah satu kunci utama perdamaian di Timur Tengah adalah pengakuan terhadap negara Palestina sebagai bagian dari solusi dua negara.

“Cara mendamaikannya adalah dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, buat apa,” tegasnya.

Isu mengenai keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Serangan tersebut dinilai sebagian pihak bertolak belakang dengan inisiatif perdamaian yang sebelumnya digagas melalui BoP. Operasi militer AS dan Israel terhadap Iran dilaporkan dimulai pada 28 Februari 2026.

Situasi tersebut semakin memanas setelah Iran melakukan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Di tengah eskalasi konflik tersebut, JK menegaskan bahwa setiap inisiatif perdamaian harus dibuktikan dengan langkah konkret yang mampu mengakhiri konflik dan menciptakan stabilitas di kawasan.

Menurutnya, pengakuan terhadap negara Palestina menjadi salah satu ujian penting bagi upaya mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah. (Bowo/Mun)

TRENDING

Exit mobile version