Connect with us

NUSANTARA

Diduga Korban Bullying, Siswa SD di Pekanbaru Tewas Usai Alami Kelumpuhan

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Seorang siswa kelas IV SDN 108 Pekanbaru, Muhammad Abdul Rohid, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh teman sekelasnya. Korban sempat mengalami kelumpuhan beberapa hari sebelum akhirnya wafat pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya di Perumahan Kesadaran Indah, Pekanbaru.

Kuasa hukum keluarga korban, Suroto, mengatakan bahwa Abdul Rohid sebelumnya diduga mengalami kekerasan fisik di sekolah.

“Anak meninggal setelah di-bully. Hari Kamis kepalanya ditendang, Jumat dia lumpuh, dan beberapa hari berikutnya dia meninggal dunia,” ujar Suroto, Senin (24/11/2025).

Peristiwa perundungan diduga terjadi pada Kamis (13/11/2025) ketika Abdul Rohid mengikuti kegiatan belajar kelompok di dalam kelas. Saat itu, ia disebut ditendang di bagian kepala oleh salah satu teman kelasnya.

Keluarga menyebut bahwa dugaan bullying ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada Oktober 2025, korban juga pernah diduga dirundung oleh siswa berinisial SM, termasuk dipukul di dada hingga harus dirawat selama sepekan di Rumah Sakit PMC Pekanbaru.

“Keluarga menunggu iktikad baik dari para pelaku dan keluarganya, termasuk dari pihak dinas dan sekolah, untuk datang memberikan simpati,” kata Suroto.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyatakan pihaknya sedang mengumpulkan data dan keterangan terkait kasus ini.

“Kami diperintahkan Wali Kota untuk menggali informasi selengkap-lengkapnya. Dalam proses ini, asas praduga tak bersalah tetap kami kedepankan,” ujarnya.

Kasus dugaan perundungan yang berujung kematian ini mendapat perhatian publik. Pihak keluarga berharap sekolah, dinas pendidikan, serta keluarga murid yang diduga menjadi pelaku dapat memberikan pertanggungjawaban dan empati.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang untuk memastikan penyebab kematian dan kronologi lengkap peristiwa tersebut. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version