NUSANTARA
Korban Terakhir Penumpang Longboat Tenggelam di KKT Berhasil Ditemukan
AKTUALITAS.ID – Insiden tenggelamnya Longboat dilaporkan pada tanggal 9 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIT di sekitar Perairan Desa Watmasa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).
Enam orang korban ditemukan selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, dan satu lainnya dinyatakan hilang, sehingga sembilan orang korban yang ditemukan dievakuasi oleh masyarakat setempat menuju Desa Watmasa pada tanggal 10 Februari sekitar pukul 02.00 WIT dini hari.
Tim SAR Gabungan menemukan satu korban terakhir dari sebuah perahu panjang (longboat) yang tenggelam di sekitar Perairan Desa Watmasa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar setelah mengalami musibah kecelakaan laut tiga hari lalu.
“Korban yang diketahui bernama Iman Kalean ini ditemukan saat tim SAR Gabungan melakukan operasi SAR hari ketiga,” kata Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Maluku Andry Azwan Henaulu, di Ambon, Kamis (12/2/2026).
Dalam operasi SAR hari ini sejak pukul 07:00 WIT, tim dikerahkan menuju sejumlah titik koordinat guna mencari korban.
Upaya pencarian korban terus dilakukan di tengah cuaca Perairan Pulau Tanimbar yang belum begitu bersahabat.
Hingga pukul 09.00 WIT, korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Perairan Desa Watmasa dengan jarak kurang lebih 1,52 nautical mile arah Tenggara dari lokasi kejadian awal.
Selanjutnya, korban dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Desa Watmasa untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dia menambahkan peristiwa kecelakaan laut ini bermula pada tanggal 9 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIT, ketika longboat berpenumpang 10 orang bertolak dari Desa Larat menuju Desa Karatat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Namun, nahas bagi mereka akibat cuaca buruk, sehingga longboat tersebut tenggelam di sekitar perairan Desa Watmasa.
Setelah dilakukan operasi SAR dari Pos SAR Saumlaki beserta unsur Potensi SAR yang ada, korban yang terakhir ditemukan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Enam korban selamat dalam musibah tersebut adalah Lepa Sangaji, Fitri Ngol-Ngol, Fathur Kalea, Satrio Rewul, Ardi Wiranata Luturmas, serta Malaki Kalean.
Sementara korban meninggal dunia adalah Nuria Ubfaan, Nurhaji Maulana, Ade Irma Paca, serta Iman Kalean.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur Potensi SAR, di antaranya, Rescuer Pos SAR Saumlaki, Ditpolair Polda Maluku, Polairud Polres Saumlaki, PENDAM XV Pattimura, serta masyarakat dengan menggunakan alut RIB Pos SAR Saumlaki, speedboat Polair Saumlaki, dan longboat masyarakat.
(Purnomo/goeh)
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 14:16 WIBPT Freeport Tutup Sementara Akses Timika–Tembagapura Usai Penembakan di Mile 50
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 15:18 WIBTPNPB-OPM Akui Serangan di Tembagapura, Sampaikan Tuntutan Politik
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 18:47 WIBSeorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Mimika, Ini Kronologinya
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 16:31 WIBKapendam Beberkan Kronologi Penembakan di Mile Post 50
-
RIAU12/02/2026 16:00 WIBPemprov Riau dan Singapura Jajaki Kerjasama Sektor Industri
-
NUSANTARA12/02/2026 20:45 WIBSopir Truk Air Bersih Ditembak OTK di Yahukimo, Aparat Lakukan Pengejaran
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 19:22 WIBBelum Merata, MBG di Mimika Baru Sentuh 4 dari 18 Distrik
-
RAGAM12/02/2026 15:30 WIBSering Sariawan? Kenali Penyebab dan Cara Mengobatinya dengan Bahan Rumahan