Connect with us

OLAHRAGA

Raih Juara Dunia Interim WBA, Arutyunyan Bungkam Yunovidov

Aktualitas.id -

Petinju Armenia Vartan Arutyunyan dalam media sosial, Selasa (17/2/2026). (Akun Instagram resmi Vartan Arutyunyan @_vartan_arutyunyan_)

AKTUALITAS.ID – Gelar juara dunia interim WBA merupakan yang pertama bagi Vartan Arutyunyan di level dunia, sekaligus menegaskan statusnya sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan di kelas 224 pon.

Petinju Armenia Vartan Arutyunyan membungkam Georgiy Yunovidov untuk merebut gelar juara dunia sementara (interim) kelas bridger (101,6 kg) World Boxing Association (WBA) di Tractor Ice Arena, Chelyabinsk, Rusia.

“Arutryunyan menghentikan Yunovidov melalui technical knockout (TKO) pada ronde keenam setelah melancarkan rentetan hook keras tanpa henti,” demikian laporan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Petinju tuan rumah Yunovidov membuka laga dengan pendekatan disiplin dan penuh perhitungan. Dia tampil rapi dengan mengandalkan teknik bertinju murni, pergerakan kaki, serta jangkauan pukulan untuk menjaga jarak dan mengendalikan tempo pertandingan sejak ronde awal.

Strategi itu sempat membuat Arutyunyan kesulitan menemukan celah untuk melepaskan serangan bersih. Namun, Arutyunyan sejak awal menunjukkan niat kuat untuk mengambil alih kendali pertarungan.

Dia secara konsisten menekan ke depan dengan gaya agresif, memotong sudut ring, dan memaksa Yunovidov terlibat dalam pertukaran pukulan jarak dekat.

Tekanan konstan tersebut perlahan mulai merusak ritme permainan lawan dan membuka peluang bagi Arutyunyan untuk memaksimalkan kekuatan pukulannya.

Titik balik laga terjadi pada ronde kelima. Sebuah kombinasi tajam yang dilepaskan Arutyunyan, diawali pukulan lurus dan diakhiri hook keras, berhasil menjatuhkan Yunovidov ke kanvas.

Momen tersebut mengubah pertandingan secara drastis dan mengangkat kepercayaan diri sang penantang. Meski Yunovidov mampu bangkit dan menyelesaikan ronde, kondisinya mulai menurun.

Memasuki ronde keenam, Arutyunyan tampil dengan urgensi tinggi dan insting penyelesaian yang kuat. Dia langsung mendorong Yunovidov ke tali ring, memojokkan lawannya, lalu melancarkan rentetan hook keras dan pukulan kombinasi yang terus menghujani tanpa jeda.

Yunovidov kesulitan menghindar maupun membalas serangan tersebut. Dengan petinju Rusia itu nyaris tidak memberikan perlawanan berarti dan terus menerima pukulan bersih tanpa balasan, wasit akhirnya turun tangan untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju.

Kemenangan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier profesional Arutyunyan yang membuatnya tetap tak terkalahkan dengan 11 kemenangan termasuk tujuh KO/TKO.

Di sisi lain, hasil itu menjadi pil pahit bagi Yunovidov yang harus menambah noda rekor menjadi 11 kemenangan dan dua kekalahan. Dia menelan kekalahan kedua sepanjang karier profesionalnya, sekaligus gagal mempertahankan gelar interim WBA yang baru ia raih pada Juli 2025 lalu dalam laga pertahanan pertamanya.

WBA menyatakan bahwa hasil itu menempatkan Arutyunyan pada jalur langsung menuju pertarungan unifikasi melawan juara reguler divisi kelas bridger, Muslim Gadzhimagomedov yang akan menentukan arah peta kekuatan kelas bridgerweight di level dunia ke depan.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version