POLITIK
Rumah RK Digeledah KPK, Golkar Siap Beri Pendampingan Hukum!
AKTUALITAS.ID – Partai Golkar menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan hukum kepada Ridwan Kamil (RK), usai rumahnya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten (Bank BJB). Meskipun saat ini RK belum berstatus tersangka, Golkar menyatakan siap memberikan bantuan hukum jika diperlukan.
Sekretaris Jenderal Golkar, M. Sarmuji, menjelaskan bahwa meskipun belum ada permintaan langsung dari RK, partainya akan siap membantu apabila dibutuhkan. “Pak Ridwan Kamil belum berstatus apa-apa, tetapi jika suatu saat diperlukan, kami siap membantu,” kata Sarmuji di DPP Golkar, Jakarta Barat, Minggu (16/3/2025).
Sarmuji juga menegaskan bahwa hubungan antara Golkar dan RK tetap baik dan mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Golkar yakin bahwa RK juga akan bekerja sama dengan KPK untuk membantu proses penyelidikan kasus ini.
Penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di rumah RK di Bandung pada Senin (10/3) mengungkapkan sejumlah dokumen dan barang yang disita. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi bahwa barang-barang tersebut sedang dianalisis oleh penyidik untuk kepentingan kasus yang sedang ditangani. Golkar berharap RK akan terus mendukung proses hukum dan membantu KPK mengusut tuntas dugaan kasus ini. (Mun/Yan Kusuma)
-
RAGAM13/02/2026 20:30 WIBPNS Wajib Tahu: Jam Kerja Selama Ramadan 2026
-
DUNIA14/02/2026 00:00 WIBRusia Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
-
NASIONAL13/02/2026 22:00 WIBWaka MPR Dorong Pengembangan Energi Nuklir demi Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
DUNIA13/02/2026 21:00 WIBCIA Berusaha Merekrut Perwira Militer China dengan Video Propaganda
-
NASIONAL13/02/2026 23:00 WIBNilai Tafsir Liar, Dokter dan Advokat Minta MK Batalkan Aturan Polisi Jabat ASN