POLITIK
Akui Kesalahan dalam Pernyataan Kontroversial, Rahayu Saraswati Mengundurkan Diri dari DPR
AKTUALITAS.ID – Rahayu Saraswati, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI melalui akun Instagram pribadinya. Keputusan ini diambil setelah videonya yang berisi pernyataan kontroversial tentang anak muda dan ketergantungan pada pemerintah menjadi viral dan menuai kritik luas.
Dalam pernyataannya, Sara menjelaskan pernyataannya tersebut diambil dari sebuah podcast yang diunggah ke YouTube pada Februari 2025, dan bahwa ia tidak bermaksud meremehkan atau merendahkan upaya masyarakat, terutama anak muda yang berusaha. Namun, ia mengakui bahwa pernyataannya telah menyakiti banyak pihak dan meminta maaf atas kesalahan tersebut.
Sara juga menyatakan ia berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Keparwisataan. Ia juga berjanji untuk terus berjuang melawan perdagangan orang, pengelolaan sampah berkelanjutan, dan isu krisis iklim, serta pemberdayaan anak muda Indonesia.
Pengunduran diri Sara ini menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan tentang peran wakil rakyat dan tanggung jawab mereka dalam menyampaikan pernyataan yang bijak dan bertanggung jawab. (Ari Wibowo/Mun)
-
JABODETABEK22/02/2026 14:30 WIBPencuri Kambing di Bogor: Dijagal di Tempat dan Sisakan Jeroan
-
DUNIA22/02/2026 08:00 WIBHamas Buka Ruang untuk ISF di Gaza Asal Ada Syarat Tegas
-
NUSANTARA22/02/2026 10:30 WIBHina Nabi Muhammad di TikTok, Pria Asal Aceh Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA22/02/2026 12:30 WIBPolres Taput Ringkus Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Dua Lokasi Berbeda
-
NASIONAL22/02/2026 14:00 WIBKemenag Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Makan Bergizi Gratis
-
RAGAM22/02/2026 13:30 WIBAsal-usul Batu Hajar Aswad Menurut Penelitian Sains dan Ahli Geologi
-
POLITIK22/02/2026 10:00 WIBSurya Paloh Beri Sinyal Ambang Batas Parlemen NasDem Tetap 7 Persen
-
DUNIA22/02/2026 12:00 WIBDi Ambang Perang, Trump Pertimbangkan Opsi Militer Singkirkan Khamenei