RAGAM
Mengapa Partai Fasis Indonesia Tidak Bertahan Lama?
AKTUALITAS.ID – Pada masa awal 1930-an, geliat ideologi politik dunia turut bergaung hingga ke Hindia Belanda. Salah satunya adalah gagasan fasisme yang kala itu tengah menguat di Eropa. Namun, berbeda dengan Italia atau Jerman yang kala itu dipimpin tokoh-tokoh fasis, gagasan serupa justru gagal tumbuh di tanah air.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa pada Juli 1933, sekelompok tokoh di Bandung, Jawa Barat, mendirikan sebuah organisasi bernama Partai Fasis Indonesia (PFI). Pendirinya dikenal sebagai Notonindito, seorang tokoh pergerakan yang pernah menjadi bagian dari Partai Sarekat Islam (PSI) dan Partai Nasional Indonesia (PNI).
Langkah Notonindito mendirikan PFI sempat mengejutkan kalangan pergerakan. Pasalnya, ideologi fasis yang diusungnya dianggap tidak sesuai dengan semangat kemerdekaan dan keadilan sosial yang diperjuangkan banyak kalangan saat itu.
Dalam manifesto politiknya, PFI disebut-sebut ingin membentuk pemerintahan yang kuat dan berdisiplin ketat, meniru sistem otoriter di Eropa. Namun gagasan ini justru bertolak belakang dengan nilai-nilai demokrasi dan semangat kebangsaan yang tengah berkembang.
Tak butuh waktu lama, Partai Fasis Indonesia pun ditolak keras oleh kaum pergerakan nasional. Banyak tokoh menilai bahwa ide fasisme tidak cocok diterapkan di Hindia Belanda, yang justru tengah berjuang melawan penjajahan dan menuntut kemerdekaan.
Penolakan luas itu membuat PFI kehilangan dukungan dan simpatisan. Hanya beberapa bulan setelah berdiri, aktivitas partai mulai meredup hingga akhirnya bubar tanpa jejak politik yang berarti.
Meski berumur pendek, kemunculan PFI menjadi catatan menarik dalam sejarah politik Indonesia. Ia menjadi contoh bahwa tidak semua ideologi asing bisa diterapkan di bumi nusantara. Semangat nasionalisme, gotong royong, dan kebebasan politik yang menjadi cita-cita para pendiri bangsa terbukti lebih kuat dibandingkan pengaruh ideologi totaliter dari luar. (Mun)
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
EKBIS28/01/2026 08:30 WIBHarga Pertamax Turun Hari Ini 28 Januari 2026 Ini Daftar Lengkapnya
-
NASIONAL28/01/2026 14:00 WIBPNS Wajib Tahu, KPK Terbitkan Perkom No 1 Tahun 2026 Tentang Perubahan Nilai Gratifikasi
-
NASIONAL28/01/2026 07:00 WIBBeredar Video Prabowo Hanya Bicara Keamanan Israel, Ternyata Potongan Wawancara Lama PBB 2025
-
DUNIA28/01/2026 08:00 WIBAS dan Israel Sepakati Serangan “Cepat dan Tegas” ke Iran
-
NUSANTARA28/01/2026 06:30 WIBPuluhan Siswa SD di Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis