Berita
Indonesia Belum Siap Terima Reformasi Demokrasi
Amendemen akan menjadi paradoks dan kembali mengadopsi pola demokrasi orba
AKTUALITAS.ID – Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Ade Irfan Pulungan mengatakan, reformasi di Indonesia masih tidak siap dengan konsep demokrasi yang benar secara menyeluruh.
Irfan menuturkan, hal itu bisa dilihat dari wacana amendemen konstitusi dan pemilihan presiden lewat MPR. Selain itu, Irfan juga mengatakan, demokrasi di Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara barat yang menganut sistem demokrasi langsung.
“Pola karakter kita berbeda karena terdiri dari bermacam suku bangsa. Masing-masing daerah, tingkat pemahamannya berbeda. Namun, kita disatukan Pancasila,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (30/11/2019).
Menurutnya, amendemen akan menjadi paradoks yang menyebabkan Indonesia akan kembali mengadopsi pola demokrasi orde baru (orba).
Irfan menjelaskan ciri sistem orba yakni melakukan pemilihan tidak langsung. Oleh karena itu, ia menyarankan wacana tersebut perlu dikaji ulang.
“Ke depan kita harus siapkan sistem demokrasi yang pas untuk masyarakat Indonesia yang majemuk dan heterogen,” tuturnya.
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal
-
NUSANTARA06/08/2026 22:00 WIBBocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya Ganas
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online

















