Berita
Update Corona di Jabar 22 April: 756 Positif, 75 Sembuh, 68 Meninggal
AKTUALITAS.ID – Kasus positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Jawa Barat bertambah. Data per Rabu (22/4/2020) menunjukkan sebanyak 756 orang dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, dalam keterangan perkembangan data per Rabu (22/4/2020). “Sementara yang positif naik 0,6 persen, menjadi 756, kemudian yang meninggal […]
AKTUALITAS.ID – Kasus positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Jawa Barat bertambah. Data per Rabu (22/4/2020) menunjukkan sebanyak 756 orang dinyatakan positif Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, dalam keterangan perkembangan data per Rabu (22/4/2020).
“Sementara yang positif naik 0,6 persen, menjadi 756, kemudian yang meninggal hari ini 68 orang, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.045 orang,” ujar Daud di Bandung, Jawa Barat.
Daud juga menjelaskan, progres penyembuhan pasien yang positif terpapar Covid-19 mengalami tren membaik. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti arahan pemerintah dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
“Alhamdulillah yang sembuh terus meningkat, sekarang tercatat 75 orang. Mudah-mudahan yang sembuh ini terus meningkat,” tuturnya.
-
NUSANTARA23/03/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Transisi Energi Penting Hadapi Krisis Global
-
OASE23/03/2026 05:00 WIBSurah Al-‘Alaq Ajarkan Pentingnya Ilmu dan Ibadah
-
JABODETABEK23/03/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Awan Tebal Senin 23 Maret
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
NUSANTARA23/03/2026 06:30 WIBDua Prajurit Marinir Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB
-
JABODETABEK23/03/2026 07:30 WIB39 Ribu Wisatawan Serbu Ancol Saat Libur Lebaran
-
DUNIA23/03/2026 08:00 WIBDiancam Trump, Iran Siap Hancurkan Fasilitas Energi AS
-
NASIONAL23/03/2026 10:00 WIBPrabowo: Reformasi Polri Tak Hanya Lewat Komite