DUNIA
IRCS: Lebih 80.000 Lokasi Sipil Diserang oleh AS-Israel
AKTUALITAS.ID – Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, hingga menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran kala itu, Ali Khamenei, beserta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada akhir Februari 2026.
Iran kemudian merespons dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset-aset AS di Timur Tengah.
Presiden Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iranian Red Crescent Society/IRCS) Pirhossein Kolivand, mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel telah menyerang lebih dari 80.000 lokasi-lokasi sipil sejak dimulainya agresi mereka terhadap Iran.
Dia melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah pidato di hadapan perwakilan media asing, seraya menyoroti pelanggaran-pelanggaran hukum humaniter internasional dalam serangan yang dilancarkan AS dan Israel, pada Sabtu kemarin di Teheran.
Kolivand mengatakan lebih dari 20.000 unit yang diserang berlokasi di Teheran dan lebih dari 60.000 unit lainnya tersebar di berbagai lokasi.
Dia memperkirakan jumlah unit komersial yang menjadi sasaran di negara tersebut mencapai hampir 18.790 unit, menyebutkan bahwa 266 pusat kesehatan telah diserang, dan 498 sekolah juga menjadi sasaran.
Dia mengatakan serangan-serangan tersebut telah menewaskan 12 anggota tenaga kesehatan Iran dan melukai lebih dari 90 lainnya.
Kolivand menambahkan bahwa ratusan orang, termasuk anak-anak dan 231 perempuan, telah tewas di Iran sejak perang dimulai.
Sementara itu, sejumlah laporan media menyebutkan bahwa lebih dari 1.500 orang tewas di Iran saat perang berlangsung.
(Ari Wibowo/goeh)
-
WARGANET28/06/2026 20:00 WIB“Raja Rakus Bin Tamak” hingga “Raja Ngibul”, Komentar Warganet Warnai Gelar Jokowi
-
RIAU28/06/2026 20:30 WIBFahmil Qur’an Bengkalis Melaju ke Final MTQ Riau 2026 Usai Raih Nilai Tertinggi
-
POLITIK28/06/2026 22:30 WIBPengamat Sebut Parpol Harus Punya Enam Modal Agar Punya Kekuatan Besar di Indonesia
-
NASIONAL29/06/2026 00:00 WIBDPR Desak Kemhan Hentikan Sementara Latsarmil SPPI 2026
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
EKBIS28/06/2026 21:00 WIBPrabowo Diminta Tinjau Ulang Rencana Aturan Kadar Tar dan Nikotin Rokok
-
POLITIK29/06/2026 11:00 WIBPartai Buruh Oleng Dihantam Badai Pengunduran Diri 1,3 Juta Kader
-
NASIONAL29/06/2026 06:00 WIBPDIP Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan