OASE
Al-Qur’an Ungkap Gunung Akan Hancur di Hari Kiamat
AKTUALITAS.ID – Gunung selama ini dikenal sebagai bentang alam yang menjulang tinggi, kokoh, sekaligus menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Namun dalam Al-Qur’an, gunung tidak hanya digambarkan sebagai bagian dari alam.
Gunung disebut dalam sejumlah ayat dengan beragam konteks. Mulai dari gambaran gunung sebagai sesuatu yang kokoh dan tertancap di bumi, makhluk yang tunduk kepada Allah SWT, perumpamaan tentang kedahsyatan Al-Qur’an, hingga gambaran kehancurannya pada hari kiamat.
Rangkaian ayat tersebut mengajak manusia untuk tidak sekadar melihat gunung sebagai objek alam, tetapi juga menjadikannya sebagai bahan tafakur, yakni perenungan terhadap kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Gunung Disebut sebagai Pasak
Salah satu gambaran yang paling sering dibicarakan terdapat dalam Surat An-Naba ayat 6-7:
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?”
Gambaran serupa juga terdapat dalam Surat An-Nahl ayat 15, yang menyebut gunung-gunung sebagai bagian dari ciptaan Allah agar bumi tidak goncang bersama manusia.
Ayat tersebut menempatkan gunung sebagai salah satu tanda kebesaran ciptaan Allah SWT.
Dalam ilmu geologi modern, gunung dan struktur kerak bumi dipelajari dalam kaitannya dengan proses tektonik, pembentukan kerak, serta keseimbangan massa di dalam bumi. Karena itu, pembahasan mengenai “akar” gunung dan struktur bawah permukaan kerap menjadi bahan kajian ketika ayat-ayat tersebut dibahas.
Namun, penjelasan ilmiah tersebut sebaiknya ditempatkan sebagai kajian sains tersendiri. Makna utama ayat tetap berada dalam konteks pesan Al-Qur’an dan tafsirnya.
Gunung Tak Sekadar Kokoh
Al-Qur’an juga menggunakan gunung untuk menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah.
Dalam Surat Al-Anbiya ayat 31, Allah menyebut gunung-gunung yang kokoh sebagai bagian dari ciptaan-Nya dan jalan-jalan di bumi agar manusia memperoleh petunjuk.
Gunung dalam konteks ini dapat menjadi bahan perenungan manusia. Sesuatu yang begitu besar dan tampak kokoh tetap merupakan makhluk ciptaan Allah.
Pesannya menjadi jelas: kekuatan dan kebesaran yang terlihat di alam tidak sebanding dengan kekuasaan Sang Pencipta.
Gunung yang Tunduk kepada Allah
Gambaran lain muncul dalam Surat Shad ayat 18. Allah menyebut gunung-gunung yang ditundukkan untuk bertasbih bersama Nabi Dawud AS pada waktu pagi dan petang.
Ayat ini memberikan gambaran spiritual bahwa seluruh ciptaan Allah memiliki hubungan dengan kehendak dan kekuasaan-Nya.
Gunung yang secara kasat mata tampak diam dan tidak bergerak dalam keseharian justru disebut dalam Al-Qur’an dalam konteks tasbih dan ketundukan kepada Allah.
Bagi manusia, pesan yang dapat direnungkan adalah tentang pentingnya ketundukan dan mengingat Allah SWT.
Gunung Takut Memikul Amanah
Salah satu ayat paling kuat mengenai gunung terdapat dalam Surat Al-Ahzab ayat 72.
Dalam ayat tersebut, Allah menyebut bahwa amanah ditawarkan kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. Namun semuanya enggan memikul amanah tersebut dan khawatir tidak mampu menunaikannya.
Manusia kemudian memikul amanah itu.
Pesannya sangat dalam. Gunung yang selama ini menjadi simbol kekuatan justru digambarkan tidak mengambil amanah tersebut karena beratnya tanggung jawab.
Ayat ini sekaligus menjadi peringatan bagi manusia agar tidak meremehkan amanah yang telah diterimanya.
Al-Qur’an Digambarkan Begitu Dahsyat
Gunung kembali muncul dalam Surat Al-Hasyr ayat 21.
Allah memberikan perumpamaan: apabila Al-Qur’an diturunkan kepada sebuah gunung, manusia akan melihat gunung itu tunduk dan terpecah karena takut kepada Allah.
Perumpamaan tersebut menegaskan kedahsyatan pesan Al-Qur’an dan mengajak manusia untuk berpikir.
Jika sesuatu yang begitu besar seperti gunung digambarkan tunduk di hadapan kebesaran Allah, manusia pun seharusnya mengambil pelajaran untuk tidak bersikap sombong dan mengabaikan petunjuk-Nya.
Gunung yang Kokoh Pun Hancur Saat Kiamat
Di sisi lain, Al-Qur’an juga menggambarkan kondisi gunung pada hari kiamat.
Dalam Surat Al-Qari’ah ayat 5, gunung digambarkan seperti bulu yang beterbangan.
Sementara Surat At-Takwir ayat 3 menggambarkan gunung-gunung dijalankan dari tempatnya.
Dalam Surat An-Naba ayat 20, disebutkan bahwa gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya.
Gambaran tersebut menghadirkan kontras yang kuat.
Di dunia, gunung terlihat sebagai simbol kekokohan. Namun ketika hari kiamat tiba, sesuatu yang selama ini dianggap begitu kuat pun tidak memiliki daya di hadapan kekuasaan Allah SWT.
Pesan Besar di Balik Gunung
Berbagai penyebutan gunung dalam Al-Qur’an menunjukkan bahwa gunung memiliki posisi penting dalam sejumlah perumpamaan dan gambaran Al-Qur’an.
Gunung dapat menjadi bahan renungan tentang kebesaran Allah, keteguhan, amanah, ketundukan, serta kefanaan kehidupan dunia.
Karena itu, membicarakan gunung dalam perspektif Al-Qur’an tidak berhenti pada pertanyaan tentang bagaimana gunung terbentuk atau bagaimana struktur geologinya.
Ada pertanyaan yang jauh lebih dalam: apa yang seharusnya manusia pelajari ketika melihat sesuatu yang begitu besar, tetapi pada akhirnya tetap berada di bawah kekuasaan Allah SWT?
Gunung mengajarkan tentang keteguhan. Gunung juga menjadi gambaran tentang ketundukan. Dan pada gambaran hari kiamat, gunung menjadi pengingat bahwa tidak ada kekuatan duniawi yang benar-benar abadi.
Pada akhirnya, pesan yang paling kuat bukan sekadar tentang gunung.
Melainkan tentang manusia: apakah hati manusia mampu lebih tunduk kepada Allah dibandingkan gunung yang digambarkan begitu kuat dan kokoh? (Mun)
-
DUNIA09/08/2026 12:00 WIBKanada Deportasi WN India Terbanyak dalam Sejarah
-
NASIONAL09/08/2026 06:00 WIBDPR Buka Jalan Hukum bagi Orang Tua Korban MBG
-
DUNIA09/08/2026 09:00 WIBKorea Selatan Dipanggang Gelombang Panas 37 Derajat
-
NUSANTARA09/08/2026 07:00 WIBBromo Membara, Tiket Wisata Bisa Refund
-
NASIONAL09/08/2026 09:00 WIBEddy Soeparno: Sidang Tahunan MPR 2026 Tanpa Baju Adat
-
NUSANTARA09/08/2026 11:00 WIBLava Gunug Merapi Meluncur 1,9 KM
-
NASIONAL09/08/2026 10:00 WIBMenteri LH Janji Indonesia Bebas Plastik Setahun
-
DUNIA09/08/2026 18:00 WIBWisata Helikopter di Rio Berakhir Maut