Berita
Jika Ada yang Positif Covid-19, Taufik Tak Masalah Gedung DPRD Buka Tutup
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik tak masalah jika operasional gedung DPRD diberlakukan secara buka tutup. Ditutup saat ada konfirmasi positif Covid-19, dibuka kembali setelah sterilisasi selama beberapa hari selesai. Seperti saat ini, gedung DPRD kembali ditutup sejak 28 Juli hingga 2 Agustus untuk sterilisasi, setelah anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik tak masalah jika operasional gedung DPRD diberlakukan secara buka tutup. Ditutup saat ada konfirmasi positif Covid-19, dibuka kembali setelah sterilisasi selama beberapa hari selesai.
Seperti saat ini, gedung DPRD kembali ditutup sejak 28 Juli hingga 2 Agustus untuk sterilisasi, setelah anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan gedung DPRD pernah dilakukan pada Selasa 14 Juli. Saat itu, staf dewan reaktif Covid-19 pada rapid test. Penutupan selama 3 hari, untuk dilakukan sterilisasi.
Selama belum ada imbauan untuk bekerja dari rumah, Taufik menuturkan, anggota dewan tetap bekerja di kantor.
“Enggak (bekerja dari rumah). Tetap ke kantor, kan kita bersihin dulu. Makanya 5 hari ini kita setop kantor enggak boleh ada orang masuk. Harus disemprot terus setiap hari,” ujar Taufik, Rabu (29/7).
Mengingat, risiko terinfeksi virus Corona, DPRD DKI akan menggelar tes usap kepada seluruh anggota dewan. Apabila dalam tes tersebut terdapat temuan kasus positif, gedung DPRD kembali ditutup.
“Kita minta semua karyawan DPRD baik yang PNS maupun non PNS diswab termasuk 106 anggota DPRD diswab. (Jika hasilnya positif) tutup lagi,” tuturnya.
Politikus Gerindra itu mengaku segala rapat pembahasan di DPRD tidak akan terganggu kendati saat ini gedung ditutup dan dilakukan sterilisasi.
“Enggak lah kan rapat juga terjadwal,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memerintahkan penutupan gedung DPRD karena adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 terhadap anggotanya dan seorang PNS. Penutupan gedung kemudian untuk disterilisasi hingga 2 Agustus.
Prasetio menuturkan anggota yang terinfeksi virus Corona diduga tertular di luar kawasan DPRD. Saat ini, anggota DPRD dan seorang PNS sedang menjalani isolasi di rumah sakit.
“Iya benar, 1 anggota dan 1 PNS sekarang sudah isolasi di RS. (Tertular) di luar sepertinya karena mereka banyak ketemu masyarakat juga,” ujar Prasetio saat dihubungi, Selasa (28/7).
Politikus PDIP itu mengatakan konfirmasi tersebut setelah anggota DPRD melakukan tes usap secara mandiri. Dan hasilnya terkonfirmasi positif. Atas kejadian itu, ia meminta seluruh fraksi menjalani tes usap secara mandiri untuk memastikan tertular tidaknya virus yang menyerang pernafasan tersebut.
“Nanti per fraksi swab, termasuk saya karena belakangan banyak aktivitas di kantor,” ucapnya.
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina
-
DUNIA17/08/2026 18:00 WIBQatar Bantah Tahan 3 Pilot Iran

















