Berita
Usai Disanksi AS, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Tak Bisa Buka Rekening Bank
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan dia harus menumpuk uang tunai di rumah karena dirinya tidak dapat membuka rekening bank setelah Amerika Serikat menjatuhkannya sanksi. AS menjatuhkan sanksi tak lama setelah China memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong. Lam dan 14 pejabat senior lainnya menerima sanksi tersebut sejak Beijing memberlakukan undang-undang baru tersebut pada […]
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan dia harus menumpuk uang tunai di rumah karena dirinya tidak dapat membuka rekening bank setelah Amerika Serikat menjatuhkannya sanksi. AS menjatuhkan sanksi tak lama setelah China memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong.
Lam dan 14 pejabat senior lainnya menerima sanksi tersebut sejak Beijing memberlakukan undang-undang baru tersebut pada akhir Juni.
Tak hanya itu, Washington juga membekukan aset Amerika dari 15 pejabat Hong Kong dan mengkriminalisasi setiap transaksi keuangan mereka di AS.
Dalam wawancara dengan saluran TV lokal, HKIBC, yang disiarkan pada Jumat (27/11) malam, Lam berkata bahwa dia “menggunakan uang tunai setiap hari untuk semua hal” setelah dikenai sanksi tersebut.
“(Sedang) duduk di depan Anda, kepala eksekutif SAR Hong Kong (Wilayah Administratif Khusus) yang tidak memiliki layanan perbankan yang tersedia untuknya,” kata Lam kepada HKIBC seperti mengutip Strait Times.
“Setiap hari saya menggunakan uang tunai, untuk semua hal. Saya punya banyak uang di rumah, pemerintah memberi saya uang tunai untuk gaji saya karena saya tidak memiliki rekening bank,” tambahnya.
Lam menambahkan bahwa “sangat terhormat untuk diberi sanksi yang tidak dapat dibenarkan” oleh pemerintah AS dan tidak ingin menghalangi siapa pun untuk menjabat di kantor publik.
Dengan penghasilan sebesar 5,21 juta dolar Hong Kong dalam setahun, Lam adalah salah satu pemimpin dengan bayaran tertinggi di dunia.
Pernyataannya pun memicu reaksi publik, di mana netizen mengunggah foto koin di celengan mereka di rumah untuk membandingkannya dengan kekayaan Lam.
Sementara netizen lain mempertanyakan bagaimana jumlah gaji sebesar itu akan dikirim ke kediamannya dalam bentuk tunai.
Pada Agustus, Lam mengatakan kepada media bahwa dia menghadapi “sedikit ketidaknyamanan” dari sanksi yang menghambat penggunaan kartu kreditnya.
-
FOTO19/02/2026 13:54 WIBFOTO: KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Aman Selama Bulan Ramadan 2026
-
OTOTEK19/02/2026 17:30 WIBPenghargaan Edmunds Top Rated Car 2026 Diraih Honda Civic Hybrid
-
NUSANTARA19/02/2026 19:30 WIBKapal KM Marina 7 Terbakar Satu orang Meninggal
-
EKBIS19/02/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 8.343, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp1,44 Triliun
-
DUNIA19/02/2026 12:00 WIBHamas Ultimatum Israel: Jangan Gunakan BoP Trump untuk Lanjutkan Agresi di Gaza
-
NASIONAL19/02/2026 13:00 WIBMenteri Sekretaris Negara: Kritik Mahasiswa Harus dengan Etika
-
PAPUA TENGAH19/02/2026 19:45 WIBSuku Mee dan Suku Kamoro Desak Pemerintah Segera Wujudkan Perdamaian di Kapiraya
-
NUSANTARA19/02/2026 16:30 WIBPasar Ramadhan Palangkaraya Dimaraikan 488 Lapak Pedagang