Berita
Jika ada Keputusan Politik, Militer Israel Siap Serang Iran
Kepala Staf Jenderal Aviv Kochavi mengatakan rencana tersebut disusun untuk melawan kemampuan nuklir Iran jika ada keputusan politik yang menargetkan republik Islam itu. “Mempersiapkan beberapa rencana operasional selain yang sudah ada sepanjang tahun mendatang.” “Kekuatan untuk memulainya ada pada elite politik. Namun, opsi ofensif perlu disiapkan, siap untuk disusun,” kata dia mengacu pada pemerintah Israel, […]
Kepala Staf Jenderal Aviv Kochavi mengatakan rencana tersebut disusun untuk melawan kemampuan nuklir Iran jika ada keputusan politik yang menargetkan republik Islam itu.
“Mempersiapkan beberapa rencana operasional selain yang sudah ada sepanjang tahun mendatang.”
“Kekuatan untuk memulainya ada pada elite politik. Namun, opsi ofensif perlu disiapkan, siap untuk disusun,” kata dia mengacu pada pemerintah Israel, Selasa (26/1) seperti dikutip dari AFP.
Iran yang merupakan musuh bebuyutan Israel menyetujui perjanjian nuklir dengan Inggris, China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat pada 2015.
Kesepakatan itu menawarkan keringanan sanksi sebagai imbalan atas pembatasan ambisi nuklir Teheran dan jaminan tidak akan membuat bom atom.
Iran sendiri berkeras bahwa pihaknya hanya mengejar program energi nuklir sipil.
Israel selalu menentang kesepakatan tersebut.
Kemudian pada 2018 Presiden Donald Trump secara sepihak menarik AS keluar dari kesepakatan itu dan menerapkan kembali sanksi yang melumpuhkan Iran.
Sebagai tanggapan, Iran mundur dari komitmen nuklir utama, dan membiarkan kesepakatan itu menggantung.
Pemerintahan baru Presiden Joe Biden telah mengisyaratkan ingin menyelamatkan perjanjian itu. Namun otoritas Israel secara terbuka khawatir akan kemungkinan ini.
“Setiap kesepakatan yang menyerupai perjanjian 2015 adalah hal yang buruk, baik secara strategis maupun operasional,” kata Kochavi.
“Tekanan terhadap Iran harus dilanjutkan, Iran tidak boleh memiliki kapasitas untuk mengembangkan bom nuklir,” ujar dia.
Panglima militer itu juga mengatakan Israel telah menyerang 500 titik sasaran Iran di Timur Tengah pada tahun lalu.
Israel selama ini telah meluncurkan ratusan serangan udara terhadap Suriah. Hujanan serangan itu terjadi sejak perang sipil Suriah pecah pada 2011.
Ratusan serangan Israel itu menargetkan pasukan Iran, pemberontak pro-Teheran, kelompok Hizbullah, hingga militer Suriah.
-
EKBIS23/03/2026 22:00 WIBBPH Migas: Pasokan BBM di Kawasan Bopunjur Terkendali Selama Libur Lebaran
-
NASIONAL24/03/2026 06:00 WIBUsai Libur Lebaran, Yaqut Kembali Masuk Rutan KPK
-
NASIONAL24/03/2026 02:00 WIBKRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia
-
JABODETABEK24/03/2026 16:00 WIBPeringati Hari MRT 2026, MRT Jakarta Terapkan Tarif Khusus Rp243
-
NASIONAL24/03/2026 00:03 WIBTol Cipali Resmi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas One Way
-
NUSANTARA24/03/2026 07:30 WIBHilang Kendali, Terios Masuk Jurang 100 Meter di Karangasem Bali
-
POLITIK24/03/2026 11:00 WIBWaspada! Pengamat Intelijen Ungkap Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros
-
RAGAM24/03/2026 01:00 WIBWonosobo Gelar Festival Balon Udara Panas