PAPUA TENGAH
Berharap Kepastian, Ratusan Pendulang di Mimika Tertahan Akibat Tutupnya Toko Emas
AKTUALITAS.ID – Suasana di jantung kota Mimika, tepatnya di kawasan poros Jalan Ahmad Yani dan Jalan Leo Mamiri, mendadak tegang pada Selasa (24/3/2026).
Ratusan pendulang tradisional berkumpul untuk menyuarakan kekecewaan mereka setelah mendapati toko emas yang menjadi tujuan utama mereka tutup tanpa kejelasan.
Aksi yang bermula sejak siang hari ini sempat mereda, namun kembali memanas menjelang sore. Kehadiran massa yang cukup besar di badan jalan menyebabkan arus lalu lintas di salah satu titik tersibuk Mimika ini mengalami hambatan serius.
Kekecewaan massa berakar dari informasi yang beredar bahwa toko emas tersebut akan melayani transaksi pada hari itu.
Bagi para pendulang, setiap gram hasil bumi yang mereka bawa adalah penyambung hidup yang diperoleh dengan keringat dan perjalanan jauh dari wilayah pedalaman.
“Kita datang dari jauh dengan harapan bisa menjual hasil kerja kami untuk kebutuhan keluarga, tapi sampai di sini toko justru tutup,” ujar salah satu pendulang di lokasi.
Ketidakpastian jadwal operasional inilah yang memicu luapan emosi massa, yang menuntut transparansi dan konsistensi dari pihak pengelola toko.
Guna mencegah situasi berkembang ke arah yang tidak diinginkan, jajaran kepolisian dari Polres Mimika dan Polsek Mimika Baru bergerak cepat melakukan pengamanan ketat.
Di bawah komando langsung para perwira lapangan, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif untuk menenangkan massa.
Tampak hadir di lokasi guna memastikan situasi tetap terkendali. Diantaranya Kabag Ops Polres Mimika AKP Henri Alfredo Korwa, Kanit Binmas Polsek Mimika Baru Iptu I Made Aribawa, serta Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha.
Petugas terus melakukan negosiasi di lapangan agar blokade jalan dapat segera dibuka sehingga aktivitas warga lainnya tidak terganggu lebih lama.
Hingga berita ini dirilis, pintu toko emas tersebut masih tertutup rapat. Belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen mengenai kendala teknis atau alasan di balik penutupan toko emas tersebut.
Pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat dan para pendulang agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga situasi Kamtibmas di Mimika tetap kondusif, sembari menunggu mediasi antara perwakilan pendulang dan pihak pengelola toko.
(Ahmad/goeh)
-
NASIONAL23/07/2026 15:00 WIBResmi Jadi Kepala BGN, Sudaryono Kini Rangkap Tiga Jabatan
-
POLITIK22/07/2026 23:00 WIBBawaslu Petakan Kerawanan Pemilu 2029 dan Perkuat Pengawas
-
RAGAM23/07/2026 15:30 WIBDokter Peringatkan 3 Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
-
RIAU23/07/2026 12:00 WIBLAMR Bengkalis Perkuat Persatuan Lewat Gotong Royong Sambut Kenduri Adat
-
OASE23/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Singgung Rahasia Air di Tubuh Manusia
-
POLITIK23/07/2026 10:00 WIBYusril Bantah Deportasi WN Palestina Bermotif Politik
-
EKBIS23/07/2026 09:30 WIBIHSG Bangkit Lagi
-
EKBIS23/07/2026 10:30 WIBRupiah Tumbang ke Rp17.910/US$