OTOTEK
Fitur Baru WhatsApp Bisa Ungkap Asal Nomor Penelepon
AKTUALITAS.ID – Modus penipuan dan teror lewat panggilan telepon dari nomor asing di aplikasi WhatsApp bakal makin sulit beraksi. WhatsApp resmi meluncurkan tiga fitur keamanan baru yang dirancang untuk memberikan kendali penuh serta perlindungan ekstra bagi para penggunanya.
Salah satu inovasi paling disorot adalah fitur pelacak identitas otomatis untuk panggilan dari nomor tak dikenal. Lewat pembaruan ini, pengguna Android akan langsung disajikan informasi krusial saat ada nomor asing yang menelepon, mulai dari asal negara nomor tersebut hingga status apakah pengguna dan penelepon berada dalam grup WhatsApp yang sama.
Langkah ini dihadirkan untuk mematahkan taktik penipu yang kerap memanfaatkan rasa panik pengguna.
“Penipu mengandalkan urgensi. Kini, Anda bisa menenangkan diri dengan mencari informasi selengkapnya sebelum menjawab,” jelas pihak WhatsApp dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Selain pelacak penelepon misterius, WhatsApp juga merombak sistem keamanan log-in dengan menghadirkan fitur Passkey. Pengguna kini tidak perlu lagi menunggu kiriman kode OTP atau mengingat PIN.
Cukup menggunakan sidik jari, Face ID, atau kunci layar ponsel, proses verifikasi akun bisa dilakukan jauh lebih cepat dan aman dari ancaman peretasan. Fitur ini sudah bisa diaktifkan oleh pengguna Android maupun iOS melalui menu Pengaturan > Akun > Passkey, bahkan satu akun kini bisa menggunakan lebih dari satu Passkey.
Tak berhenti di situ, WhatsApp turut memperkuat fitur verifikasi dua langkah (two-step verification). Batasan PIN enam digit yang lama resmi ditingkatkan menjadi kata sandi penuh. Pengguna kini bisa menggunakan kombinasi kata sandi alfanumerik yang lebih panjang dan dilengkapi karakter khusus demi membentengi akun dari kejahatan siber.
“Di WhatsApp, percakapan Anda hanya milik Anda dan orang yang mengobrol dengan Anda. Itulah sebabnya kami membangun enkripsi end-to-end secara default, dan terus menambahkan cara-cara baru agar akun tetap aman,” pungkas pihak WhatsApp. (Firman/Mun)
-
NASIONAL01/09/2026 17:30 WIBMahasiswa Gugat UU ITE ke MK, Persoalkan Kewenangan Pemerintah Putus Akses Informasi
-
POLITIK01/09/2026 19:00 WIBKPU-Bawaslu Kompak Minta Tambahan Anggaran
-
DUNIA01/09/2026 15:00 WIBGeger Pentagon! Menteri Angkatan Darat AS Pilih Mundur
-
NUSANTARA01/09/2026 15:30 WIBSinabung Siaga, 2.451 Warga Dua Desa Bakal Dievakuasi
-
EKBIS01/09/2026 16:30 WIBMenteri PKP Apresiasi Rumah Cahaya, Bentuk Kepedulian bagi Para Pahlawan
-
POLITIK01/09/2026 17:30 WIBDPR Desak Komdigi Perkuat Aturan Kuota Tak Hangus
-
NASIONAL01/09/2026 20:00 WIBDPR Minta KLB Kabut Asap Ditetapkan
-
POLITIK01/09/2026 16:00 WIBPuan: Kinerja DPR Tak Cukup Dinilai dari Banyaknya UU