RIAU
Siak Tuntas dan Kerumutan Empat Hari Tanpa Titik Api, Karhutla Riau Mulai Terkendali
AKTUALITAS.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak dan Pelalawan, Riau, menunjukkan perkembangan positif hingga Rabu (2/9/2026). Operasi pemadaman di kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud telah diakhiri, sementara wilayah Kerumutan tercatat empat hari tanpa titik api dan hanya menyisakan asap tipis di beberapa lokasi.
“Alhamdulillah, penanganan Karhutla di Siak dan Pelalawan menunjukkan hasil positif. Pemadaman intensif di beberapa lokasi mulai dapat diakhiri dan personel secara bertahap dikembalikan. Namun kewaspadaan tetap kita jaga,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi kepada Aktualitas.id Rabu (2/9/2026).
Di Kabupaten Siak, operasi pemadaman dan pendinginan di kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, resmi diakhiri setelah tim gabungan bekerja selama tujuh hari.
Sekitar 30 hektare lahan terdampak telah ditangani. Berakhirnya operasi ditandai dengan Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla yang dipimpin Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara, Selasa (1/9/2026) sore.
Tim gabungan melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, BKSDA, serta regu pemadam kebakaran perusahaan di sekitar kawasan.
Selain Taman Nasional Zamrud, proses pendinginan Karhutla di Tasik Betung yang berada di areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil juga telah diselesaikan.
Meski demikian, patroli pemantauan tetap dilakukan selama tiga hari ke depan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Perkembangan serupa terjadi di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Wilayah yang sebelumnya menjadi salah satu lokasi prioritas penanganan Karhutla di Riau itu sudah empat hari tidak terdeteksi titik api.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menjelaskan, pemantauan menggunakan drone di Dusun Aur Kuning, Kerumutan, Selasa sore sekitar pukul 18.05 WIB hanya menemukan asap tipis di beberapa bagian lahan.
“Sudah empat hari tidak terdeteksi titik api. Hasil pantauan drone juga menunjukkan kondisi semakin terkendali, tinggal menyisakan asap tipis di beberapa bagian,” ujar John.
Seiring kondisi tersebut, personel BKO Polda Riau dan Polres Pelalawan yang sebelumnya diperbantukan dalam operasi pemadaman dan pendinginan telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Pasukan darat dari PT Gandaherah yang wilayahnya berbatasan langsung dengan lahan terdampak tetap disiagakan. Mereka dilengkapi peralatan pemadaman dan alat berat untuk mengantisipasi apabila kembali muncul asap maupun titik panas.
Akmadi menegaskan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan sejak awal menginstruksikan agar penanganan Karhutla tidak berhenti ketika api di permukaan telah padam.
Pendinginan dan pemantauan harus terus dilakukan hingga tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Prinsipnya, api padam bukan berarti pekerjaan selesai. Kita harus memastikan bara benar-benar mati. Setelah pemadaman intensif selesai, fokus bergeser kepada pemantauan dan pencegahan,” kata Akmadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BKSDA, pemerintah daerah, masyarakat, hingga unsur perusahaan.
Polda Riau memastikan patroli, pemantauan, pencegahan, dan penegakan hukum tetap berjalan di seluruh wilayah rawan Karhutla.
“Sekarang tugas kita menjaga kondisi ini. Pemantauan, pencegahan dan penegakan hukum tetap berjalan beriringan,” tutur Akmadi.
-
NUSANTARA17/10/2026 07:30 WIBAwas! 3 Hari ke Depan Sumut Masih Terkepung Asap Beracun
-
OASE17/10/2026 05:00 WIBKisah Nabi Yunus dan Ikan Besar dalam Surat Ash-Shaffat
-
JABODETABEK17/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah
-
DUNIA17/10/2026 08:00 WIBMedia Asing Soroti IHSG Jatuh 469 Poin Usai Pengumuman MSCI
-
NASIONAL17/10/2026 06:00 WIBBahlil Buka Suara Usai Dikabarkan Bakal Diganti Prabowo
-
JABODETABEK17/10/2026 06:30 WIBJadwal SIM Keliling Jakarta Sabtu 17 Oktober 2026 di 5 Lokasi
-
NASIONAL17/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Karhutla Berlarut-larut Bisa Coreng Citra Pemerintah
-
Berita17/10/2026 08:19 WIBFadli Zon Resmikan Museum Keris Indonesia di TMII, Pamerkan 6.021 Koleksi