Berita
Usai 4 Petani Dibunuh Teroris MIT, Pendeta Jetrozon Minta Jokowi Beri Rasa Aman Masyarakat Poso
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Pendeta Jetrozon Rense MTh meminta Presiden Joko Widodo untuk menghentikan aksi teror di Poso dan memberikan jaminan rasa aman bagi warga di daerah itu dalam beraktivitas sehari-hari. “Kami meminta pemerintah pusat khususnya Bapak Presiden yang kami hormati untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat di […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Pendeta Jetrozon Rense MTh meminta Presiden Joko Widodo untuk menghentikan aksi teror di Poso dan memberikan jaminan rasa aman bagi warga di daerah itu dalam beraktivitas sehari-hari.
“Kami meminta pemerintah pusat khususnya Bapak Presiden yang kami hormati untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat di wilayah dimana dari tahun ke tahun selalu terjadi pembunuhan secara sadis dan menimbulkan trauma di tengah masyarakat,” kata Pendeta Jet Rense dari Tentena, Rabu (12/5).
Pernyataan itu dikemukakan pimpinan sinode gereja terbesar di Provinsi Sulteng itu terkait pembantaian empat orang warga Desa Kalimago, di Dataran Napu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Selasa (11/5), yang dilakukan oleh teroris dari kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang masih berkeliaran di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, dan Lore-Lindu.
“Kita semua sangat berduka, sedih dan marah atas jatuhnya korban pembunuhan yang sangat sadis, keji dan biadab dari mereka pelaku teror yang telah berulang kali beraksi di tengah-tengah masyarakat Poso,” ujar dia. Dikutip Antara.
Di saat masyarakat hendak menyongsong dengan suka cita perayaan suci Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah yang jatuh tepat pada tanggal yang sama dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke Surga tahun 2021 ini, duka cita kembali merebak dan air mata serta darah jatuh dan berteriak bagi saudara-saudara kita di Kalimago, Napu.
Lagi-lagi, kata Jet Rense, tak akan henti kami meminta dan memohon kepada aparat keamanan TNI-Polri khususnya Satgas Operasi Madago Raya di Poso untuk mengejar dan menangkap para pelaku teror yang biadab itu.
Ia juga mengimbau kiranya umat dan masyarakat tetap tenang dan waspada dan mendoakan dan mendukung pemerintah khususnya aparat keamanan Satgas Madago Raya, agar mereka tetap dimampukan oleh Tuhan Yang Maha kuasa dalam menghentikan tindak kekerasan ini dengan cara menumpas secara tuntas para pelaku.
Pihak gereja juga terus mendoakan keluarga para korban kiranya Tuhan memberi penghiburan sejati dan menguatkan mereka dalam menghadapi duka ini.
“Air mata mereka adalah air mata kita semua. Duka mereka adalah duka kita semua,” tandasnya.
-
FOTO10/04/2026 16:47 WIBFOTO: Barbuk 99 Liter Miras Diamankan Petugas di Pelabuhan Pomako Papua
-
FOTO10/04/2026 18:35 WIBFOTO: Momen Pesawat Kepresidenan Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
-
FOTO10/04/2026 17:30 WIBFOTO: PBNU Tanggapi Perkembangan Perang Timur Tengah
-
NUSANTARA10/04/2026 13:30 WIBHujan Es Melanda Kota Malang, BPBD: Masyarakat Tak Usah Panik
-
OLAHRAGA10/04/2026 13:00 WIBIPSI: Mayoritas Anggota Inginkan Prabowo Jadi Ketua Umum
-
PAPUA TENGAH10/04/2026 12:30 WIBKoops TNI Habema Berbagi Kasih: Bagikan Sembako, Makan Bergizi Gratis, dan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat Distrik Gome
-
DUNIA10/04/2026 14:00 WIBSetop Serangan Israel, Lebanon Minta Bantuan Pakistan
-
NUSANTARA10/04/2026 17:30 WIBSopir Muda Jadi Korban Tewas dalam Kecelakaan Truk Batu Bara