Berita
Ketua DPD RI Minta Pelaku Pungli Bansos Ditindak Tegas
AKTUALITAS.ID – Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti menerima laporan terkait pungutan liar terhadap bantuan sosial tunai (BST) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia meminta agar pelaku pungutan liar tersebut segera ditindak aparat kepolisian. “Seharusnya tidak ada pihak yang berani coba-coba mengambil keuntungan pribadi dalam penyaluran Bansos tunai ini. Semua pihak harus mengerti kondisi saat ini […]
AKTUALITAS.ID – Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti menerima laporan terkait pungutan liar terhadap bantuan sosial tunai (BST) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia meminta agar pelaku pungutan liar tersebut segera ditindak aparat kepolisian.
“Seharusnya tidak ada pihak yang berani coba-coba mengambil keuntungan pribadi dalam penyaluran Bansos tunai ini. Semua pihak harus mengerti kondisi saat ini yang semuanya mengalami kesulitan,” ujar La Nyalla lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).
Berdasarkan laporan yang diterimanya, pungutan liar BST terjadi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sejumlah warga mengaku dimintai uang Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu oleh seorang oknum untuk mendapatkan BST, dengan alasan upah atas informasi terkait pencairan BST.
Menurutnya, masyarakat begitu dirugikan dengan adanya pungutan liar terhadap BST. Kasus tersebut harus diusut tuntas oleh kepolisian dan tak bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
“Meskipun jumlah yang diminta kecil, tetapi hal itu mencemari program yang baik untuk masyarakat. Perilaku korup apalagi dilakukan kepada rakyat yang sedang terjepit kehidupannya, harus ditindak,” ujar La Nyalla.
Pungutan liar seperti ini menurutnya berpotensi terjadi di daerah-daerah lain selama proses pencairan BST. Masyarakat dimintanya untuk mengawasi prosesnya dan segera melaporkan jika ada oknum yang meminta pungutan.
“Partisipasi masyarakat memang sangat dibutuhkan. Pengawasan dari masyarakat, kemudian kekompakan semua warga akan meminimalisir terjadinya pungutan-pungutan yang tidak dibenarkan,” ujar La Nyalla.
-
NUSANTARA09/04/2026 14:00 WIBWaspada Awan Panas! Gunung Semeru Meletus Beruntun 4 Kali pada Kamis
-
NASIONAL09/04/2026 11:00 WIBBabak Baru Korupsi Haji, Nama Menteri ATR Ikut Terseret?
-
RIAU09/04/2026 10:56 WIBPolda Riau dan Polis Malaysia Perkuat Kerja Sama Tangani Narkotika dan Terorisme
-
OTOTEK09/04/2026 13:30 WIBNgeri! Hampir 15 Juta Serangan Website Terjadi di Indonesia
-
EKBIS09/04/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Kamis 9 April 2026 Anjlok ke Level Rp 2,85 Juta
-
POLITIK09/04/2026 14:00 WIBKader PPP Khawatir Partai Tersingkir dari Pemilu 2029
-
FOTO09/04/2026 16:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Listrik di Magelang
-
EKBIS09/04/2026 09:30 WIBKemarin Pesta Poin, IHSG Hari Ini Langsung Ambruk 40 Poin