Berita
Senin Pagi, Dolar AS Turun ke Level Rp 14.330
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini Senin (9/8/2021) berada di level Rp 14.330. Angka ini tercatat turun 10 poin (0,07%) hari ini. Mengutip data RTI, Kamis (5/8/2021), pergerakan dolar AS terhadap rupiah hingga pukul 09.10 ada di rentang Rp 14.330-14.340. Jika dilihat dalam sepekan terakhir, pergerakan dolar AS terhadap rupiah […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini Senin (9/8/2021) berada di level Rp 14.330. Angka ini tercatat turun 10 poin (0,07%) hari ini.
Mengutip data RTI, Kamis (5/8/2021), pergerakan dolar AS terhadap rupiah hingga pukul 09.10 ada di rentang Rp 14.330-14.340. Jika dilihat dalam sepekan terakhir, pergerakan dolar AS terhadap rupiah cenderung menurun.
Terhadap sepekan kemarin, dolar AS tercatat melemah 0,6% dan bergerak di rentang Rp 14.285-14.472. Sedangkan terhadap sebulan yang lalu, dolar AS melemah 1,1% dan bergerak di level Rp 14.285-14.560.
Secara year to date, dolar AS tercatat masih menguat 1,03%. Pergerakannya ada di rentang Rp 13.862-14.668.
Dolar AS pagi ini tercatat juga melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya. Selain rupiah, ada dolar Selandia Baru dan yuan China.
Sementara rupiah pagi ini mayoritas unggul terhadap mata uang lainnya. Rupiah tercatat paling kuat menekan won Korsel, ringgit Malaysia, dan baht Thailand.
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
DUNIA19/10/2026 15:00 WIBDemo Mahasiswa dan Kenaikan Biaya Hidup Picu Kekacauan di Belgia
-
NASIONAL18/10/2026 22:00 WIBAsap Karhutla Tak Kunjung Padam, Mahasiswa UGM Surati Bos ASEAN
-
JABODETABEK19/10/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Suhu dan Kelembapan Jakarta pada Senin 19 Oktober 2026
-
RIAU18/10/2026 21:30 WIBAnti-Ribet, Urus KTP Kini Dijemput Pemda-TNI-Polri
-
NUSANTARA18/10/2026 20:00 WIBPenerbangan Palu Kacau akibat Kabut Asap
-
DUNIA19/10/2026 12:00 WIBHakim Timothy J. Kelly Perintahkan Pemerintah Trump Pertahankan Akses Pers