Berita
Risma Sanggah Ada Data Ganda Bansos Antara Kemensos dan Pemprov DKI Jakarta
AKTUALITAS.ID – Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) menyanggah ada data ganda dalam program bantuan sosial (bansos) antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemprov DKI Jakarta. Risma menerangkan sejak awal pihaknya sudah memberikan data penerima bansos kepada DKI Jakarta. Pihaknya juga sudah berkoordinasi secara virtual dengan pihak Dinsos DKI Jakarta terkait data penerima bansos agar tepat sasaran. “Kalau di DKI […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) menyanggah ada data ganda dalam program bantuan sosial (bansos) antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemprov DKI Jakarta.
Risma menerangkan sejak awal pihaknya sudah memberikan data penerima bansos kepada DKI Jakarta. Pihaknya juga sudah berkoordinasi secara virtual dengan pihak Dinsos DKI Jakarta terkait data penerima bansos agar tepat sasaran.
“Kalau di DKI itu bukan data ganda. Ganda mungkin dari sisi dia, bukan dari kami [kemensos]. Kami sudah menyerahkan datanya sejak awal,” kata Risma saat ditemui di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2021).
Ia menjelaskan, sebelumnya Kemensos sudah mengadakan rapat dengan DKI Jakarta pada 18 Juli silam. Dalam rapat itu, Kemensos memberikan sejumlah data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bersumber dari Bulog, dan data penerima BST dari PT Pos Indonesia.
Pihaknya kemudian meminta DKI Jakarta untuk menggunakan data bansos dari Bulog karena data tersebut sudah berbentuk final. Sementara data penerima bansos milik PT POS masih kompatibel karena BST dicairkan secara bertahap.
“Tapi 19 Juli dia [DKI] mengirim surat lah apa gunanya video conference kalau dia mengirim surat? Kan sudah dikasih tahu pakai data penerima dari bulog,” kata mantan Wali Kota Surabaya tersebut.
Terkait ini, Risma mengatakan sudah berkoordinasi kembali dengan Dinsos DKI Jakarta. Dinsos DKI juga mengaku telah rampung menyalurkan bansos tunai yang sebelumnya tertunda akibat dugaan data ganda.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari menyebut ada data 99 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ganda dengan Kemensos. BST bagi mereka yang terdata ganda ini kemudian ditunda penyalurannya.
Setelah berkoordinasi kembali dengan Kemensos, ternyata hanya 124 KPM yang menerima BST Pemprov DKI Jakarta. Sisanya mendapatkan BST dari Kemensos.
Program BST DKI Jakarta disalurkan langsung ke rekening akun penerima melalui Bank DKI. Sementara BST Kemensos disalurkan melalui PT Pos.
-
OASE19/02/2026 05:00 WIBAsal-usul Salat Tarawih dan Alasan Rasulullah Tak Selalu Berjamaah
-
FOTO19/02/2026 13:54 WIBFOTO: KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Aman Selama Bulan Ramadan 2026
-
DUNIA19/02/2026 12:00 WIBHamas Ultimatum Israel: Jangan Gunakan BoP Trump untuk Lanjutkan Agresi di Gaza
-
OTOTEK19/02/2026 17:30 WIBPenghargaan Edmunds Top Rated Car 2026 Diraih Honda Civic Hybrid
-
NASIONAL19/02/2026 11:00 WIBSoal Jet Pribadi OSO, KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi
-
NUSANTARA19/02/2026 16:30 WIBPasar Ramadhan Palangkaraya Dimaraikan 488 Lapak Pedagang
-
JABODETABEK19/02/2026 06:30 WIBSatpol PP DKI Jakarta Akan Tertibkan Pedagang Takjil di Trotoar Selama Ramada
-
NASIONAL19/02/2026 13:00 WIBMenteri Sekretaris Negara: Kritik Mahasiswa Harus dengan Etika