Densus 88 Bekuk 14 Terduga Teroris di 3 Provinsi Sumatera


Tim Densus 88 Mabes Polri Indonesia berjaga di rumah terduga anggota jaringan teroris, Bekasi, Minggu (11/12/2016). Tim Densus 88 Mabes Polri melakukan olah TKP lokasi penangkapan terduga anggota kelompok jaringan teroris Bahrum Naim dan penemuan bom siap ledak dengan daya ledak tinggi untuk keperluan penyelidikan.

AKTUALITAS.ID – Sebanyak 14 orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) ditangkap di tiga provinsi berbeda di Sumatra, Kamis (16/12) kemarin.

“Jaringan JI semua,” ujar Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (17/12/2021).

Aswin mengatakan, para terduga teroris itu ditangkap di tiga lokasi yang berbeda. Sembilan orang diamankan di Sumatera Utara (Sumut), satu Sumatera Selatan (Sumsel), dan empat lainnya di Kepulauan Riau.

Aswin mengaku masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait keterlibatan mereka-mereka yang ditangkap dalam jaringan teroris JI.

Aswin mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap para terduga teroris yang telah diamankan itu.

“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif. Nanti update lewat Humas Mabes ya,” tambah dia.

Sebelumnya, polisi juga menangkap total lima tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di kawasan Lampung dan Sumatera Selatan. Empat tersangka bertugas untuk mengamankan buron teroris lain yang dikejar.

Penangkapan dilakukan usai kepolisian mengembangkan perkara pasca amir atau pimpinan tertinggi JI, Para Wijayanto ditangkap pada 2019 lalu di Bekasi. Selain itu, Densus juga melakukan penangkapan besar-besaran kepada jaringan JI di wilayah Lampung pada November 2020.

JI merupakan organisasi militan teroris yang berada di kawasan Asia Tenggara. Kelompok ini merupakan dalang dari peristiwa Bom Bali 1 dan 2, serta sejumlah aksi teror lain dalam dua dekade terakhir.

slug . '" class="' . $tag->slug . '">' . $tag->name . ''; } } ?>