DUNIA
Warga AS Diminta Tinggalkan Lebanon
AKTUALITAS.ID – Kedutaan Besar Amerika Serikat di Lebanon pada Sabtu meminta warga AS untuk segera meninggalkan negara itu di tengah kondisi keamanan yang memburuk di Timur Tengah.
“Kami mengimbau warga yang akan meninggalkan Lebanon untuk segera memesan tiket penerbangan yang tersedia, bahkan jika belum ada pesawat yang terbang dalam waktu dekat atau tidak mengikuti rute normal mereka,” kata Kedubes AS dalam sebuah pernyataan.
Ditambahkan, warga AS yang kekurangan dana untuk kembali ke AS bisa menghubungi kedutaan untuk mendapatkan bantuan lewat pinjaman repatriasi.
Kedubes itu mengatakan meski beberapa maskapai penerbangan telah menangguhkan atau membatalkan penerbangan, warga AS harus mencari pilihan transportasi komersial yang masih tersedia, karena evakuasi militer bagi warga sipil jarang dilakukan.
Warga AS yang memilih tetap tinggal di Lebanon disarankan untuk bersiap menghadapi situasi darurat dalam waktu yang cukup lama.
Sebelumnya pada hari yang sama, Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa pemerintah sedang melakukan penyesuaian penempatan pasukan di Timur Tengah menyusul ketegangan yang meningkat di kawasan itu.
AS juga mengerahkan armada kapal perang dan sistem pertahanan rudal tambahan ke kawasan tersebut.
Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Yerusalem mengeluarkan peringatan keamanan yang meminta warga AS untuk mewaspadai kemungkinan adanya serangan udara mendadak. (Yan Kusuma)
-
RIAU02/03/2026 18:00 WIBPolda Riau Lakukan Tes Psikologis terhadap Tersangka Penganiayaan Mahasiswi UIN
-
RAGAM02/03/2026 19:00 WIBYang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Roti
-
RAGAM02/03/2026 23:00 WIBDua Pekan Sebelum Mudik Disarankan Imunisasi Anak Dilengkapi
-
JABODETABEK02/03/2026 18:30 WIBMengaku Kasat Narkoba, Pria Ambil Motor Pengemudi Ojek
-
NASIONAL02/03/2026 19:30 WIBPemasok Sabu ke Koko Erwin, Ko Andre alias “The Doctor” Diburu Polisi
-
PAPUA TENGAH02/03/2026 19:45 WIBMeresahkan, Sat Lantas Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Sikat Balap Liar
-
DUNIA02/03/2026 21:30 WIBAmerika Serikat dan Israel Membombardir Lebih dari 2000 Lokasi di Iran
-
EKBIS02/03/2026 20:00 WIBMentan: Hadapi Lebaran, Bahan Kebutuhan Pokok Nasional Surplus