NUSANTARA
Tragis! Petasan Balon Renggut Nyawa Remaja
AKTUALITAS.ID – Seorang remaja tewas akibat ledakan yang diduga berasal dari petasan balon yang sedang dirakit di Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.
Ledakan tersebut mengguncang sebuah rumah warga dan terdengar hingga radius ratusan meter. Selain satu korban meninggal dunia, satu remaja lainnya mengalami luka bakar serius hingga 80 persen dan kini dirawat intensif di RSUD Batarangin.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, Imam Mujali, mengatakan korban meninggal berinisial R yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Sementara korban lainnya berinisial T mengalami luka bakar berat.
“Korban dua orang, satu meninggal dunia inisial R, masih kelas 3 SMP. Kedua inisial T, luka bakar 80 persen,” ujar Imam.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, ledakan diduga berasal dari proses peracikan bahan mercon atau petasan balon. Polisi masih mendalami jenis bahan yang digunakan dengan melibatkan tim Gegana.
Imam menyebut tradisi membuat petasan balon saat bulan puasa di Ponorogo kerap memakan korban. Petasan balon sendiri merupakan balon udara yang dirakit untuk membawa petasan di bagian bawahnya.
“Kita mengimbau masyarakat Ponorogo sudahlah jangan membuat petasan, tidak ada untungnya. Terbukti dengan kejadian-kejadian sebelumnya dan saat ini ada korban meninggal dunia,” tegasnya.
Kapolsek Sumoroto, Kusbintoro, mengatakan sejauh ini belum ditemukan keterlibatan pihak lain dan dugaan sementara merupakan inisiatif pribadi. Namun penyelidikan masih terus dilakukan bersama jajaran Polres.
Peristiwa ledakan petasan balon di Ponorogo ini kembali menjadi pengingat bahaya merakit bahan peledak secara mandiri. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tersebut demi menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL07/07/2026 18:00 WIBKPK Periksa Sembilan Saksi Kasus Suap Bupati Muara Enim
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK
-
JABODETABEK07/07/2026 20:00 WIBPramono Anung akan Kaji Usulan Tarif Langganan Rp200 Ribu per Bulan untuk Transjakarta dan Transjabodetabek
-
NASIONAL07/07/2026 21:30 WIBYusril: Agama, Etika, dan Konstitusi Jadi Pilar Demokrasi Indonesia
-
POLITIK07/07/2026 17:00 WIBJokowi Sulit Lepas dari Politik karena Masa Depan Keluarga
-
NASIONAL07/07/2026 20:32 WIBPemerintah Tolak Bentuk Tim Investigasi Kasus Penembakan Pilot AS di Papua
-
NASIONAL08/07/2026 06:00 WIBMuzani: Presiden Berhak Tunjuk Siapa Saja Wakili Negara
-
NASIONAL07/07/2026 17:30 WIBKemenag Siapkan Program Cegah Penyebaran Budaya LGBTQ di Indonesia