Connect with us

RIAU

Bupati Tutup Bengkalis Durian Fest 2026, Dorong Durian Lokal Jadi Destinasi Wisata

Aktualitas.id -

Bupati Bengkalis Kasmarni saat penutupan Bengkalis Durian Fest 2026

AKTUALITAS.ID – Rangkaian Bengkalis Durian Fest 2026 resmi berakhir dengan kemeriahan di Lapangan Tugu Bengkalis, Minggu (5/7/2026) malam. Ribuan warga memadati lokasi penutupan festival yang dimeriahkan penampilan penyanyi Melayu asal Riau, Al Hafiz. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Kasmarni mengajak seluruh masyarakat menjaga kelestarian durian lokal agar tetap menjadi komoditas unggulan sekaligus warisan berharga bagi daerah.

Penutupan festival juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para petani dan pelestari durian yang dinilai berkontribusi menjaga keberlangsungan durian asli Bengkalis. Penghargaan diberikan kepada Susanto dari Desa Resam Lapis, Ahmad Hady Kusuma dari Desa Bantan Tengah, Muhammad Romadhoni dari Desa Ulu Pulau, dan Bayu Prabowo dari Desa Selat Baru.

Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival, mulai dari perangkat daerah, panitia, pelaku UMKM, komunitas, petani, relawan, hingga aparat keamanan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pesta hiburan, melainkan ajang memperkenalkan kekayaan potensi daerah melalui bazar durian, pameran produk lokal, berbagai perlombaan, hingga pertunjukan seni budaya yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat,” kata Kasmarni.

Menurutnya, Bengkalis Durian Fest menjadi wadah untuk memperkuat promosi komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dirinya berharap festival tersebut terus berkembang menjadi agenda unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan setiap tahun.

“Mari kita jaga dan rawat kelestarian durian lokal Bengkalis supaya tetap menjadi kebanggaan dan warisan berharga bagi Negeri Junjungan,” ujarnya.

Kasmarni menilai durian Bengkalis memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola secara berkelanjutan, mulai dari proses budidaya, perawatan, pengolahan hasil panen hingga strategi pemasaran. Pengembangan komoditas tersebut diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperluas peluang usaha masyarakat.

“Durian Bengkalis memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Jika dikelola dengan baik mulai dari penanaman, perawatan, pengolahan hingga pemasaran, komoditas ini mampu meningkatkan taraf hidup petani, mengembangkan usaha masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah,” tuturnya.

Selain mendorong peningkatan kualitas buah durian, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga mengajak masyarakat menghadirkan berbagai inovasi produk olahan berbahan dasar durian serta memperluas promosi hingga tingkat nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas Bengkalis sebagai salah satu sentra durian di Indonesia.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba mural, kontes durian, dan lomba masakan olahan durian. Menurutnya, seluruh peserta telah ikut berperan mempromosikan potensi daerah melalui kreativitas dan inovasi. (Apri)

TRENDING

Exit mobile version