DUNIA
Badai Tropis Maria Masih Terus Menimbulkan Gangguan di Timur Laut Jepang
AKTUALITAS.ID – Badai tropis parah Maria masih dan terus menimbulkan gangguan transportasi dan infrastruktur di bagian timur laut Jepang pada Senin (12/8/2024), sehingga meningkatkan risiko tanah longsor, banjir, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Sejak Minggu (11/8), Japan Airlines telah membatalkan lebih dari 78 penerbangan, banyak di antaranya penerbangan yang menghubungkan provinsi Tohoku di Jepang timur laut dengan bagian lain negara tersebut.
Hal ini telah mempengaruhi lebih dari 7.000 penumpang, menurut Kyodo News yang berbasis di Tokyo.
Nippon Airways juga telah mengumumkan adanya penundaan penerbangan.
Maskapai penerbangan memperingatkan bahwa lebih banyak penerbangan bisa terpengaruh dan penumpang harus waspada terhadap potensi penundaan dan pembatalan penerbangan ke dan dari bagian timur laut Jepang, terutama di provinsi Tohoku.
East Japan Railway menyatakan, layanan kereta peluru shinkansen menuju Tohoku, Akita, dan Yamagata bisa saja ditangguhkan atau ditunda.
Selain itu, East Nippon Expressway Company mengatakan kemungkinan besar pada beberapa bagian dari Tohoku Expressway dan Joban Expressway akan ditutup hingga Selasa (13/8) karena hujan deras yang disebabkan oleh badai.
Menurut Badan Meteorologi Jepang, curah hujan hingga 150mm diperkirakan akan turun dalam 24 jam ke depan, dengan peringatan badai tetap berlaku hingga Selasa. (Naufal Fajar Haryanto)
-
RIAU02/03/2026 18:00 WIBPolda Riau Lakukan Tes Psikologis terhadap Tersangka Penganiayaan Mahasiswi UIN
-
RAGAM02/03/2026 19:00 WIBYang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Roti
-
RAGAM02/03/2026 23:00 WIBDua Pekan Sebelum Mudik Disarankan Imunisasi Anak Dilengkapi
-
JABODETABEK02/03/2026 18:30 WIBMengaku Kasat Narkoba, Pria Ambil Motor Pengemudi Ojek
-
NASIONAL02/03/2026 19:30 WIBPemasok Sabu ke Koko Erwin, Ko Andre alias “The Doctor” Diburu Polisi
-
PAPUA TENGAH02/03/2026 19:45 WIBMeresahkan, Sat Lantas Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Sikat Balap Liar
-
DUNIA02/03/2026 21:30 WIBAmerika Serikat dan Israel Membombardir Lebih dari 2000 Lokasi di Iran
-
EKBIS02/03/2026 20:00 WIBMentan: Hadapi Lebaran, Bahan Kebutuhan Pokok Nasional Surplus